Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya
Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat mendadak gempar pada Senin (6/4/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.
Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.
“Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,” kata Kasi Humas Polres Cimahi Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).
Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.
“Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,” kata Gofur.
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.
“Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,” ujarnya.
Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.
“Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,” kata Gofur.
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.
Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.
Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.
“Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,” kata Gofur saat dikonfirmasi.


