Pakar: Warga Bandung Raya Bisa Tuntut Ganti Rugi ke PLN akibat Pemadaman Listrik Berulang
Masyarakat yang terdampak pemadaman listrik berulang di sejumlah wilayah Bandung Raya, Jawa Barat, dinilai memiliki hak untuk menuntut ganti rugi...
\"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n
Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n
\"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n
Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam momentum pelantikan pengurus KONI merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. DPRD berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat pembinaan atlet secara berkesinambungan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Selain berorientasi pada prestasi, pembangunan olahraga juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang tidak kalah penting. Berbagai kejuaraan dan kegiatan olahraga mampu menggerakkan sektor usaha lokal, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga industri kreatif. Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam momentum pelantikan pengurus KONI merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. DPRD berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat pembinaan atlet secara berkesinambungan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Manfaat dari penguatan organisasi olahraga akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin baik sistem pembinaan atlet, semakin besar peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas olahraga juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta memberikan ruang yang positif bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan bakatnya.<\/p>\n\n\n\n Selain berorientasi pada prestasi, pembangunan olahraga juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang tidak kalah penting. Berbagai kejuaraan dan kegiatan olahraga mampu menggerakkan sektor usaha lokal, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga industri kreatif. Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam momentum pelantikan pengurus KONI merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. DPRD berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat pembinaan atlet secara berkesinambungan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Kepengurusan KONI yang baru diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, pengurus cabang olahraga, pelatih, sekolah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih baik, mulai dari pencarian bibit atlet, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan kompetisi yang berjenjang, hingga pengembangan sarana dan prasarana olahraga.<\/p>\n\n\n\n Manfaat dari penguatan organisasi olahraga akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin baik sistem pembinaan atlet, semakin besar peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas olahraga juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta memberikan ruang yang positif bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan bakatnya.<\/p>\n\n\n\n Selain berorientasi pada prestasi, pembangunan olahraga juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang tidak kalah penting. Berbagai kejuaraan dan kegiatan olahraga mampu menggerakkan sektor usaha lokal, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga industri kreatif. Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam momentum pelantikan pengurus KONI merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. DPRD berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat pembinaan atlet secara berkesinambungan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, organisasi olahraga memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kehadiran DPRD dalam pelantikan tersebut merupakan bagian dari dukungan kelembagaan terhadap upaya memperkuat tata kelola organisasi olahraga agar mampu menjalankan program pembinaan secara terarah, profesional, dan berorientasi pada prestasi.<\/p>\n\n\n\n Kepengurusan KONI yang baru diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, pengurus cabang olahraga, pelatih, sekolah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih baik, mulai dari pencarian bibit atlet, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan kompetisi yang berjenjang, hingga pengembangan sarana dan prasarana olahraga.<\/p>\n\n\n\n Manfaat dari penguatan organisasi olahraga akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin baik sistem pembinaan atlet, semakin besar peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas olahraga juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta memberikan ruang yang positif bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan bakatnya.<\/p>\n\n\n\n Selain berorientasi pada prestasi, pembangunan olahraga juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang tidak kalah penting. Berbagai kejuaraan dan kegiatan olahraga mampu menggerakkan sektor usaha lokal, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga industri kreatif. Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam momentum pelantikan pengurus KONI merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. DPRD berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat pembinaan atlet secara berkesinambungan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga daerah, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri prosesi pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat. Momentum ini menjadi awal bagi kepengurusan baru dalam mengemban amanah untuk memperkuat pembinaan olahraga sekaligus meningkatkan prestasi atlet di berbagai cabang olahraga.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, organisasi olahraga memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kehadiran DPRD dalam pelantikan tersebut merupakan bagian dari dukungan kelembagaan terhadap upaya memperkuat tata kelola organisasi olahraga agar mampu menjalankan program pembinaan secara terarah, profesional, dan berorientasi pada prestasi.<\/p>\n\n\n\n Kepengurusan KONI yang baru diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, pengurus cabang olahraga, pelatih, sekolah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih baik, mulai dari pencarian bibit atlet, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan kompetisi yang berjenjang, hingga pengembangan sarana dan prasarana olahraga.<\/p>\n\n\n\n Manfaat dari penguatan organisasi olahraga akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin baik sistem pembinaan atlet, semakin besar peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas olahraga juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta memberikan ruang yang positif bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan bakatnya.<\/p>\n\n\n\n Selain berorientasi pada prestasi, pembangunan olahraga juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang tidak kalah penting. Berbagai kejuaraan dan kegiatan olahraga mampu menggerakkan sektor usaha lokal, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga industri kreatif. Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam momentum pelantikan pengurus KONI merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. DPRD berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat pembinaan atlet secara berkesinambungan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Kemajuan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para atlet saat bertanding, tetapi juga oleh kuatnya sistem pembinaan, tata kelola organisasi yang profesional, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Ketika pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat pantang menyerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga daerah, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri prosesi pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat. Momentum ini menjadi awal bagi kepengurusan baru dalam mengemban amanah untuk memperkuat pembinaan olahraga sekaligus meningkatkan prestasi atlet di berbagai cabang olahraga.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, organisasi olahraga memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kehadiran DPRD dalam pelantikan tersebut merupakan bagian dari dukungan kelembagaan terhadap upaya memperkuat tata kelola organisasi olahraga agar mampu menjalankan program pembinaan secara terarah, profesional, dan berorientasi pada prestasi.<\/p>\n\n\n\n Kepengurusan KONI yang baru diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, pengurus cabang olahraga, pelatih, sekolah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih baik, mulai dari pencarian bibit atlet, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan kompetisi yang berjenjang, hingga pengembangan sarana dan prasarana olahraga.<\/p>\n\n\n\n Manfaat dari penguatan organisasi olahraga akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin baik sistem pembinaan atlet, semakin besar peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas olahraga juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta memberikan ruang yang positif bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan bakatnya.<\/p>\n\n\n\n Selain berorientasi pada prestasi, pembangunan olahraga juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang tidak kalah penting. Berbagai kejuaraan dan kegiatan olahraga mampu menggerakkan sektor usaha lokal, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga industri kreatif. Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam momentum pelantikan pengurus KONI merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. DPRD berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat pembinaan atlet secara berkesinambungan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Sumber: https:\/\/bandung.kompas.com\/read\/2026\/06\/20\/162420578\/pakar-warga-bandung-raya-bisa-tuntut-ganti-rugi-ke-pln-akibat-pemadaman?page=all#page2<\/a><\/p>\n","post_title":"Pakar: Warga Bandung Raya Bisa Tuntut Ganti Rugi ke PLN akibat Pemadaman Listrik Berulang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pakar-warga-bandung-raya-bisa-tuntut-ganti-rugi-ke-pln-akibat-pemadaman-listrik-berulang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-20 10:42:35","post_modified_gmt":"2026-06-20 10:42:35","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3948","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4020,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 19:21:00","post_date_gmt":"2026-06-18 19:21:00","post_content":"\n Kemajuan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para atlet saat bertanding, tetapi juga oleh kuatnya sistem pembinaan, tata kelola organisasi yang profesional, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Ketika pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat pantang menyerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga daerah, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri prosesi pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat. Momentum ini menjadi awal bagi kepengurusan baru dalam mengemban amanah untuk memperkuat pembinaan olahraga sekaligus meningkatkan prestasi atlet di berbagai cabang olahraga.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, organisasi olahraga memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kehadiran DPRD dalam pelantikan tersebut merupakan bagian dari dukungan kelembagaan terhadap upaya memperkuat tata kelola organisasi olahraga agar mampu menjalankan program pembinaan secara terarah, profesional, dan berorientasi pada prestasi.<\/p>\n\n\n\n Kepengurusan KONI yang baru diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, pengurus cabang olahraga, pelatih, sekolah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih baik, mulai dari pencarian bibit atlet, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan kompetisi yang berjenjang, hingga pengembangan sarana dan prasarana olahraga.<\/p>\n\n\n\n Manfaat dari penguatan organisasi olahraga akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin baik sistem pembinaan atlet, semakin besar peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas olahraga juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta memberikan ruang yang positif bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan bakatnya.<\/p>\n\n\n\n Selain berorientasi pada prestasi, pembangunan olahraga juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang tidak kalah penting. Berbagai kejuaraan dan kegiatan olahraga mampu menggerakkan sektor usaha lokal, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga industri kreatif. Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam momentum pelantikan pengurus KONI merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. DPRD berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat pembinaan atlet secara berkesinambungan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar sinergi antara KONI, pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Komitmen DPRD Kabupaten Bandung Barat Bangun Olahraga sebagai Investasi Generasi Berprestasi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"komitmen-dprd-kabupaten-bandung-barat-bangun-olahraga-sebagai-investasi-generasi-berprestasi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:48:51","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:48:51","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4020","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4023,"post_author":"3","post_date":"2026-06-18 06:17:00","post_date_gmt":"2026-06-18 06:17:00","post_content":"\n Di tengah dinamika pembangunan daerah, kebersamaan dan nilai-nilai spiritual menjadi kekuatan yang tidak kalah penting. Selain bekerja melalui kebijakan dan program pembangunan, doa bersama menjadi ikhtiar untuk memohon petunjuk, kelancaran, serta keberkahan agar setiap langkah yang diambil dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Dengan semangat tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama<\/strong>. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kemudahan dalam menjalankan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembangunan tidak hanya diukur dari hadirnya infrastruktur maupun meningkatnya pelayanan publik, tetapi juga dari terjaganya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan akhlak yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah, diharapkan tumbuh semangat pengabdian, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Istighosah juga menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar perlu diiringi dengan doa. Semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam niat yang baik, suasana yang kondusif akan semakin terbangun sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni keagamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, istighosah menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n Kehadiran DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan yang berperan dalam membangun karakter masyarakat. Kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati diyakini akan menjadi pondasi yang kuat bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui momentum Istighosah dan Doa Bersama, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan ikhtiar yang disertai doa, sinergi yang kuat, serta komitmen bersama untuk saling mendukung, Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Istighosah Bersama DPRD Kabupaten Bandung Barat, Menguatkan Doa untuk Bandung Barat yang Lebih Maju","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"istighosah-bersama-dprd-kabupaten-bandung-barat-menguatkan-doa-untuk-bandung-barat-yang-lebih-maju","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 07:13:37","post_modified_gmt":"2026-07-14 07:13:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4023","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4017,"post_author":"3","post_date":"2026-06-17 18:47:00","post_date_gmt":"2026-06-17 18:47:00","post_content":"\n Olahraga memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya tumbuh semangat disiplin, kerja keras, sportivitas, serta rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi investasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah.<\/p>\n\n\n\n Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi<\/strong>, secara resmi membuka DPRD Cup Seri ke-2 Voli Putri Kabupaten Bandung Barat<\/strong>. Kejuaraan ini menjadi salah satu wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli putri untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.<\/p>\n\n\n\n Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Kejuaraan seperti DPRD Cup tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, memperluas pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n Manfaat penyelenggaraan kejuaraan ini juga dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Selain memberikan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan antarkomunitas, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas yang positif. Kehadiran kompetisi olahraga juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, dan berbagai usaha pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit atlet voli putri berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional. Semakin banyak kesempatan bertanding yang diberikan kepada atlet muda, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kualitas teknik, memperkuat mental kompetisi, serta mengembangkan karakter sebagai atlet yang tangguh dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n Dukungan terhadap olahraga perempuan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda untuk berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet putri Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.<\/p>\n\n\n\n Penyelenggaraan DPRD Cup Seri ke-2 merupakan salah satu bentuk dukungan DPRD Kabupaten Bandung Barat terhadap pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD juga mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap pembinaan olahraga dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan atlet. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, sekolah, klub, dan masyarakat, Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Jadikan DPRD Cup sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berkelanjutan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-jadikan-dprd-cup-sebagai-wadah-pembinaan-atlet-berkelanjutan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-13 19:15:43","post_modified_gmt":"2026-07-13 19:15:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4017","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3941,"post_author":"3","post_date":"2026-06-14 15:34:31","post_date_gmt":"2026-06-14 15:34:31","post_content":"\n Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyatakan kelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor menentukan keberlanjutan wilayah Jabodetabek karena sekitar 50 persen kawasan penyangga metropolitan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bogor yang berposisi sebagai kawasan hulu.<\/p>\n\n\n\n \"Secara geografis kita berada di area hulu dan menengah. Sekitar 50 persen Jabodetabek ada di Kabupaten Bogor dan posisinya berada di hulu,\" kata Ajat saat kegiatan penanaman bambu dan sarasehan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.<\/p>\n\n\n\n Menurut Ajat, kerusakan lingkungan di Kabupaten Bogor akan berdampak langsung terhadap wilayah hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan di daerah tersebut memiliki nilai strategis tidak hanya bagi Bogor, tetapi juga bagi kawasan Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n \"Ketika kita abai terhadap kawasan Kabupaten Bogor, tentunya dampaknya terhadap area hilir,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Ia menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah hampir lima kali DKI Jakarta dan menjadi daerah penyangga bagi jutaan penduduk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hulu melalui berbagai program penghijauan dan konservasi.<\/p>\n\n\n\n \"Kami sangat senang apabila secara kolaboratif dan terintegrasi kita menata lingkungan Kabupaten Bogor, karena dampaknya mempunyai nilai secara nasional, khususnya untuk wilayah Jabodetabek,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengapresiasi berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang berkembang di Kabupaten Bogor, termasuk gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Menurut Jumhur, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama karena tidak dapat dilakukan pemerintah semata.<\/p>\n\n\n\n \"Gerakan lingkungan bukan gerakan milik pemerintah saja, tapi justru yang utama adalah milik masyarakat,\" katanya. Ia menambahkan pemerintah tengah mendorong gerakan \"tobat ekologis nasional\" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya memulihkan lingkungan, termasuk melalui penanaman bambu dan rehabilitasi lahan kritis.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/megapolitan.antaranews.com\/amp\/berita\/534953\/sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek<\/a><\/p>\n","post_title":"Sekda: Kelestarian lingkungan di Bogor menentukan masa depan Jabodetabek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sekda-kelestarian-lingkungan-di-bogor-menentukan-masa-depan-jabodetabek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-14 15:34:32","post_modified_gmt":"2026-06-14 15:34:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3941","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Masyarakat yang terdampak pemadaman listrik berulang di sejumlah wilayah Bandung Raya, Jawa Barat, dinilai memiliki hak untuk menuntut ganti rugi kepada PT PLN (Persero). Akademisi sekaligus pakar hukum perlindungan konsumen, Firman Turmantara Endipradja, mengatakan hak tersebut dijamin oleh sejumlah regulasi, mulai dari aturan perlindungan konsumen hingga ketenagalistrikan. Menurut Firman, pelanggan tetap memiliki hak memperoleh kompensasi meskipun pemadaman listrik telah diumumkan sebelumnya oleh PLN. \"Sangat bisa. Konsumen berhak menuntut ganti rugi atas pemadaman listrik. Dasarnya bukan hanya satu undang-undang, tetapi ada beberapa regulasi yang bisa digunakan sebagai dasar hukum,\" ujar Firman kepada Tribun Jabar, Sabtu (20\/6\/2026). Warga Bandung Raya Bisa Tuntut Ganti Rugi ke PLN Firman mengatakan, dasar hukum utama yang dapat digunakan masyarakat adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu, masyarakat juga dapat merujuk pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, aturan terkait energi dan sumber daya mineral, Undang-Undang Pelayanan Publik, hingga aspek perlindungan hak asasi manusia. Menurut Firman, seluruh regulasi tersebut dapat menjadi dasar apabila pelayanan listrik dinilai merugikan masyarakat. Ia menjelaskan, hak konsumen listrik diatur dalam Pasal 29 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Aturan itu menyebut konsumen berhak mendapatkan pelayanan yang baik serta memperoleh tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik. Dalam aturan yang sama, pelanggan juga berhak mendapatkan ganti rugi apabila pemadaman terjadi karena kesalahan atau kelalaian penyedia tenaga listrik. PLN Disebut Wajib Tunduk pada Aturan Perlindungan Konsumen Firman mengatakan, PLN sebagai badan usaha milik negara juga berkedudukan sebagai pelaku usaha. Dengan status tersebut, PLN wajib tunduk pada ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen. \"BUMN itu termasuk pelaku usaha dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Karena itu PLN juga memiliki kewajiban memberikan pelayanan yang baik dan bertanggung jawab apabila terjadi kerugian pada konsumen,\" ucapnya. Menurut Firman, masyarakat yang mengalami kerugian akibat pemadaman listrik dapat mengajukan tuntutan ganti rugi melalui jalur perdata. Selain itu, warga juga dapat menempuh mekanisme penyelesaian sengketa melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen atau BPSK. Firman menuturkan, masyarakat dapat mengajukan pengaduan ke BPSK apabila ingin menuntut ganti rugi atas kerugian akibat pemadaman listrik. Di Jawa Barat, kata dia, terdapat 17 BPSK yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan pengaduan. \"Kalau ingin menuntut ganti rugi, masyarakat bisa melalui BPSK. Prosesnya gratis dan memang disediakan untuk menyelesaikan sengketa konsumen,\" katanya. Firman mengatakan, pengajuan melalui BPSK menjadi langkah yang realistis karena lembaga tersebut memang disediakan untuk menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha. Selain tuntutan ganti rugi, ia menilai tidak tertutup kemungkinan adanya konsekuensi hukum lain apabila ditemukan unsur kelalaian yang menimbulkan kerugian bagi pelanggan. Namun, langkah awal yang paling mungkin dilakukan warga adalah mengajukan kompensasi atau ganti rugi sesuai mekanisme yang berlaku. Pakar Hukum Berencana Adukan Pemadaman Listrik ke BPSK Firman mengaku berencana mengajukan pengaduan ke BPSK sebagai bentuk uji penerapan hak konsumen atas pemadaman listrik. Ia mengatakan, pemadaman listrik juga terjadi di lingkungan tempat tinggalnya. Menurut Firman, langkah tersebut dapat menjadi edukasi bagi masyarakat bahwa konsumen memiliki hak yang dilindungi undang-undang. Hak itu dapat digunakan ketika masyarakat mengalami kerugian akibat layanan publik yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. \"Yang paling penting masyarakat tahu bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan kompensasi dan ganti rugi ketika mengalami kerugian akibat layanan yang diterimanya,\" katanya. Kompensasi Pelanggan PLN Diatur dalam Regulasi Ketenagalistrikan Hak konsumen untuk memperoleh kompensasi juga diatur dalam berbagai regulasi ketenagalistrikan. Aturan tersebut mencakup Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2012 serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2025. \u00a0Regulasi itu mengatur tingkat mutu pelayanan dan kompensasi akibat gangguan penyaluran tenaga listrik oleh PLN. Firman menilai, aturan-aturan tersebut penting dipahami masyarakat agar pelanggan tidak hanya menjadi pihak yang menanggung dampak ketika terjadi pemadaman listrik berulang. Pemadaman listrik di Bandung Raya dalam beberapa hari terakhir sebelumnya dikeluhkan sejumlah warga dan pelaku usaha karena mengganggu aktivitas, transaksi, pekerjaan, hingga operasional harian.<\/p>\n\n\n\n