\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: @baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Melalui pembekalan bersama KPK RI tersebut, DPRD Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan mandat masyarakat. Penguatan fungsi anggaran dan pengawasan diharapkan dapat terus diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Pembekalan KPK RI, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Pencegahan Korupsi dalam APBD","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pembekalan-kpk-ri-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-pencegahan-korupsi-dalam-apbd","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 12:38:32","post_modified_gmt":"2026-09-10 12:38:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4250","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4247,"post_author":"3","post_date":"2026-09-01 11:36:23","post_date_gmt":"2026-09-01 11:36:23","post_content":"\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Penguatan pencegahan korupsi pada tahap perencanaan dan penganggaran diharapkan dapat membangun tata kelola APBD yang semakin terbuka dan bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang baik sejak awal, potensi penyimpangan dapat ditekan sekaligus memastikan sumber daya keuangan daerah digunakan secara efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui pembekalan bersama KPK RI tersebut, DPRD Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan mandat masyarakat. Penguatan fungsi anggaran dan pengawasan diharapkan dapat terus diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Pembekalan KPK RI, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Pencegahan Korupsi dalam APBD","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pembekalan-kpk-ri-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-pencegahan-korupsi-dalam-apbd","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 12:38:32","post_modified_gmt":"2026-09-10 12:38:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4250","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4247,"post_author":"3","post_date":"2026-09-01 11:36:23","post_date_gmt":"2026-09-01 11:36:23","post_content":"\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Aspek integritas juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. DPRD dan pemerintah daerah perlu bersama-sama menjaga proses pengambilan keputusan dari potensi konflik kepentingan serta memastikan kepentingan publik tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan anggaran.<\/p>\n\n\n\n

Penguatan pencegahan korupsi pada tahap perencanaan dan penganggaran diharapkan dapat membangun tata kelola APBD yang semakin terbuka dan bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang baik sejak awal, potensi penyimpangan dapat ditekan sekaligus memastikan sumber daya keuangan daerah digunakan secara efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui pembekalan bersama KPK RI tersebut, DPRD Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan mandat masyarakat. Penguatan fungsi anggaran dan pengawasan diharapkan dapat terus diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Pembekalan KPK RI, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Pencegahan Korupsi dalam APBD","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pembekalan-kpk-ri-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-pencegahan-korupsi-dalam-apbd","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 12:38:32","post_modified_gmt":"2026-09-10 12:38:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4250","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4247,"post_author":"3","post_date":"2026-09-01 11:36:23","post_date_gmt":"2026-09-01 11:36:23","post_content":"\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembekalan tersebut menjadi penguatan dalam menjalankan fungsi anggaran sekaligus fungsi pengawasan. Proses pembahasan anggaran perlu dilakukan secara cermat agar kebijakan yang dihasilkan tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan dan berpijak pada kebutuhan pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Aspek integritas juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. DPRD dan pemerintah daerah perlu bersama-sama menjaga proses pengambilan keputusan dari potensi konflik kepentingan serta memastikan kepentingan publik tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan anggaran.<\/p>\n\n\n\n

Penguatan pencegahan korupsi pada tahap perencanaan dan penganggaran diharapkan dapat membangun tata kelola APBD yang semakin terbuka dan bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang baik sejak awal, potensi penyimpangan dapat ditekan sekaligus memastikan sumber daya keuangan daerah digunakan secara efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui pembekalan bersama KPK RI tersebut, DPRD Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan mandat masyarakat. Penguatan fungsi anggaran dan pengawasan diharapkan dapat terus diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Pembekalan KPK RI, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Pencegahan Korupsi dalam APBD","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pembekalan-kpk-ri-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-pencegahan-korupsi-dalam-apbd","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 12:38:32","post_modified_gmt":"2026-09-10 12:38:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4250","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4247,"post_author":"3","post_date":"2026-09-01 11:36:23","post_date_gmt":"2026-09-01 11:36:23","post_content":"\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Pengelolaan anggaran juga tidak cukup hanya memenuhi aspek administratif. Setiap program yang mendapatkan alokasi anggaran perlu memiliki tujuan, indikator, serta manfaat yang dapat diukur. Dengan demikian, penggunaan APBD tidak berhenti pada terserapnya anggaran, tetapi dapat dilihat dari hasil pembangunan dan peningkatan pelayanan yang dirasakan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembekalan tersebut menjadi penguatan dalam menjalankan fungsi anggaran sekaligus fungsi pengawasan. Proses pembahasan anggaran perlu dilakukan secara cermat agar kebijakan yang dihasilkan tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan dan berpijak pada kebutuhan pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Aspek integritas juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. DPRD dan pemerintah daerah perlu bersama-sama menjaga proses pengambilan keputusan dari potensi konflik kepentingan serta memastikan kepentingan publik tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan anggaran.<\/p>\n\n\n\n

Penguatan pencegahan korupsi pada tahap perencanaan dan penganggaran diharapkan dapat membangun tata kelola APBD yang semakin terbuka dan bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang baik sejak awal, potensi penyimpangan dapat ditekan sekaligus memastikan sumber daya keuangan daerah digunakan secara efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui pembekalan bersama KPK RI tersebut, DPRD Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan mandat masyarakat. Penguatan fungsi anggaran dan pengawasan diharapkan dapat terus diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Pembekalan KPK RI, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Pencegahan Korupsi dalam APBD","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pembekalan-kpk-ri-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-pencegahan-korupsi-dalam-apbd","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 12:38:32","post_modified_gmt":"2026-09-10 12:38:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4250","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4247,"post_author":"3","post_date":"2026-09-01 11:36:23","post_date_gmt":"2026-09-01 11:36:23","post_content":"\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

KPK turut menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam setiap tahapan perencanaan dan penganggaran. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan prioritas pembangunan tetap realistis dengan mempertimbangkan keterbatasan ruang fiskal daerah, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.<\/p>\n\n\n\n

Pengelolaan anggaran juga tidak cukup hanya memenuhi aspek administratif. Setiap program yang mendapatkan alokasi anggaran perlu memiliki tujuan, indikator, serta manfaat yang dapat diukur. Dengan demikian, penggunaan APBD tidak berhenti pada terserapnya anggaran, tetapi dapat dilihat dari hasil pembangunan dan peningkatan pelayanan yang dirasakan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembekalan tersebut menjadi penguatan dalam menjalankan fungsi anggaran sekaligus fungsi pengawasan. Proses pembahasan anggaran perlu dilakukan secara cermat agar kebijakan yang dihasilkan tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan dan berpijak pada kebutuhan pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Aspek integritas juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. DPRD dan pemerintah daerah perlu bersama-sama menjaga proses pengambilan keputusan dari potensi konflik kepentingan serta memastikan kepentingan publik tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan anggaran.<\/p>\n\n\n\n

Penguatan pencegahan korupsi pada tahap perencanaan dan penganggaran diharapkan dapat membangun tata kelola APBD yang semakin terbuka dan bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang baik sejak awal, potensi penyimpangan dapat ditekan sekaligus memastikan sumber daya keuangan daerah digunakan secara efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui pembekalan bersama KPK RI tersebut, DPRD Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan mandat masyarakat. Penguatan fungsi anggaran dan pengawasan diharapkan dapat terus diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Pembekalan KPK RI, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Pencegahan Korupsi dalam APBD","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pembekalan-kpk-ri-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-pencegahan-korupsi-dalam-apbd","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 12:38:32","post_modified_gmt":"2026-09-10 12:38:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4250","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4247,"post_author":"3","post_date":"2026-09-01 11:36:23","post_date_gmt":"2026-09-01 11:36:23","post_content":"\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat Bandung Barat juga menjadi gambaran penting dalam menentukan prioritas pembangunan. Persoalan darurat sampah, kebutuhan rumah layak huni, hingga berbagai aspirasi yang ditemui anggota DPRD saat menjalankan fungsi representasi di lapangan perlu diterjemahkan ke dalam program yang tepat sasaran dan memiliki manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

KPK turut menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam setiap tahapan perencanaan dan penganggaran. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan prioritas pembangunan tetap realistis dengan mempertimbangkan keterbatasan ruang fiskal daerah, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.<\/p>\n\n\n\n

Pengelolaan anggaran juga tidak cukup hanya memenuhi aspek administratif. Setiap program yang mendapatkan alokasi anggaran perlu memiliki tujuan, indikator, serta manfaat yang dapat diukur. Dengan demikian, penggunaan APBD tidak berhenti pada terserapnya anggaran, tetapi dapat dilihat dari hasil pembangunan dan peningkatan pelayanan yang dirasakan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembekalan tersebut menjadi penguatan dalam menjalankan fungsi anggaran sekaligus fungsi pengawasan. Proses pembahasan anggaran perlu dilakukan secara cermat agar kebijakan yang dihasilkan tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan dan berpijak pada kebutuhan pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Aspek integritas juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. DPRD dan pemerintah daerah perlu bersama-sama menjaga proses pengambilan keputusan dari potensi konflik kepentingan serta memastikan kepentingan publik tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan anggaran.<\/p>\n\n\n\n

Penguatan pencegahan korupsi pada tahap perencanaan dan penganggaran diharapkan dapat membangun tata kelola APBD yang semakin terbuka dan bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang baik sejak awal, potensi penyimpangan dapat ditekan sekaligus memastikan sumber daya keuangan daerah digunakan secara efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui pembekalan bersama KPK RI tersebut, DPRD Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan mandat masyarakat. Penguatan fungsi anggaran dan pengawasan diharapkan dapat terus diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Pembekalan KPK RI, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Pencegahan Korupsi dalam APBD","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pembekalan-kpk-ri-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-pencegahan-korupsi-dalam-apbd","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 12:38:32","post_modified_gmt":"2026-09-10 12:38:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4250","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4247,"post_author":"3","post_date":"2026-09-01 11:36:23","post_date_gmt":"2026-09-01 11:36:23","post_content":"\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dalam pembekalan tersebut, perencanaan dan penganggaran menjadi perhatian penting karena setiap kebijakan anggaran akan menentukan arah pembangunan serta kualitas pelayanan publik. Karena itu, setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD perlu direncanakan secara matang, memiliki tujuan yang jelas, serta disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat Bandung Barat juga menjadi gambaran penting dalam menentukan prioritas pembangunan. Persoalan darurat sampah, kebutuhan rumah layak huni, hingga berbagai aspirasi yang ditemui anggota DPRD saat menjalankan fungsi representasi di lapangan perlu diterjemahkan ke dalam program yang tepat sasaran dan memiliki manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

KPK turut menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam setiap tahapan perencanaan dan penganggaran. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan prioritas pembangunan tetap realistis dengan mempertimbangkan keterbatasan ruang fiskal daerah, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.<\/p>\n\n\n\n

Pengelolaan anggaran juga tidak cukup hanya memenuhi aspek administratif. Setiap program yang mendapatkan alokasi anggaran perlu memiliki tujuan, indikator, serta manfaat yang dapat diukur. Dengan demikian, penggunaan APBD tidak berhenti pada terserapnya anggaran, tetapi dapat dilihat dari hasil pembangunan dan peningkatan pelayanan yang dirasakan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembekalan tersebut menjadi penguatan dalam menjalankan fungsi anggaran sekaligus fungsi pengawasan. Proses pembahasan anggaran perlu dilakukan secara cermat agar kebijakan yang dihasilkan tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan dan berpijak pada kebutuhan pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Aspek integritas juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. DPRD dan pemerintah daerah perlu bersama-sama menjaga proses pengambilan keputusan dari potensi konflik kepentingan serta memastikan kepentingan publik tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan anggaran.<\/p>\n\n\n\n

Penguatan pencegahan korupsi pada tahap perencanaan dan penganggaran diharapkan dapat membangun tata kelola APBD yang semakin terbuka dan bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang baik sejak awal, potensi penyimpangan dapat ditekan sekaligus memastikan sumber daya keuangan daerah digunakan secara efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui pembekalan bersama KPK RI tersebut, DPRD Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan mandat masyarakat. Penguatan fungsi anggaran dan pengawasan diharapkan dapat terus diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Pembekalan KPK RI, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Pencegahan Korupsi dalam APBD","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pembekalan-kpk-ri-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-pencegahan-korupsi-dalam-apbd","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 12:38:32","post_modified_gmt":"2026-09-10 12:38:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4250","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4247,"post_author":"3","post_date":"2026-09-01 11:36:23","post_date_gmt":"2026-09-01 11:36:23","post_content":"\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

DPRD Kabupaten Bandung Barat menggelar pembekalan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terkait pencegahan korupsi dalam tahapan perencanaan dan penganggaran daerah.<\/strong> Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan komitmen penyelenggara pemerintahan daerah agar proses pengelolaan APBD berjalan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Dalam pembekalan tersebut, perencanaan dan penganggaran menjadi perhatian penting karena setiap kebijakan anggaran akan menentukan arah pembangunan serta kualitas pelayanan publik. Karena itu, setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD perlu direncanakan secara matang, memiliki tujuan yang jelas, serta disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat Bandung Barat juga menjadi gambaran penting dalam menentukan prioritas pembangunan. Persoalan darurat sampah, kebutuhan rumah layak huni, hingga berbagai aspirasi yang ditemui anggota DPRD saat menjalankan fungsi representasi di lapangan perlu diterjemahkan ke dalam program yang tepat sasaran dan memiliki manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

KPK turut menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam setiap tahapan perencanaan dan penganggaran. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan prioritas pembangunan tetap realistis dengan mempertimbangkan keterbatasan ruang fiskal daerah, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.<\/p>\n\n\n\n

Pengelolaan anggaran juga tidak cukup hanya memenuhi aspek administratif. Setiap program yang mendapatkan alokasi anggaran perlu memiliki tujuan, indikator, serta manfaat yang dapat diukur. Dengan demikian, penggunaan APBD tidak berhenti pada terserapnya anggaran, tetapi dapat dilihat dari hasil pembangunan dan peningkatan pelayanan yang dirasakan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, pembekalan tersebut menjadi penguatan dalam menjalankan fungsi anggaran sekaligus fungsi pengawasan. Proses pembahasan anggaran perlu dilakukan secara cermat agar kebijakan yang dihasilkan tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan dan berpijak pada kebutuhan pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Aspek integritas juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. DPRD dan pemerintah daerah perlu bersama-sama menjaga proses pengambilan keputusan dari potensi konflik kepentingan serta memastikan kepentingan publik tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan anggaran.<\/p>\n\n\n\n

Penguatan pencegahan korupsi pada tahap perencanaan dan penganggaran diharapkan dapat membangun tata kelola APBD yang semakin terbuka dan bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang baik sejak awal, potensi penyimpangan dapat ditekan sekaligus memastikan sumber daya keuangan daerah digunakan secara efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui pembekalan bersama KPK RI tersebut, DPRD Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan mandat masyarakat. Penguatan fungsi anggaran dan pengawasan diharapkan dapat terus diarahkan untuk memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Pembekalan KPK RI, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Pencegahan Korupsi dalam APBD","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pembekalan-kpk-ri-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-pencegahan-korupsi-dalam-apbd","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 12:38:32","post_modified_gmt":"2026-09-10 12:38:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4250","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4247,"post_author":"3","post_date":"2026-09-01 11:36:23","post_date_gmt":"2026-09-01 11:36:23","post_content":"\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.<\/strong> Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027.<\/p>\n\n\n\n

Kesepakatan KUA-PPAS menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melanjutkan pembahasan menuju penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan umum anggaran serta prioritas program dan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam pengalokasian anggaran daerah.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, M. Mahdi, menyampaikan bahwa meskipun tahapan KUA-PPAS telah disepakati, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut terutama berkaitan dengan penataan aset daerah dan sektor transportasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Penataan aset daerah dinilai perlu terus diperkuat agar pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pemerintah maupun masyarakat. Kejelasan data, status, serta pemanfaatan aset menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, sektor transportasi juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembenahan sektor tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan konektivitas, keselamatan, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus menjalankan fungsi anggaran melalui tahapan pembahasan APBD sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut menjadi ruang untuk memastikan program dan alokasi anggaran yang direncanakan pemerintah daerah tetap memiliki orientasi terhadap kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat Jeje berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dan penganggaran ke depan dapat berjalan dengan lancar serta mendapat keberkahan dan kemudahan. Harapan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang semakin amanah.<\/p>\n\n\n\n

Setelah KUA-PPAS disepakati, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2027. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n

Dengan berlanjutnya pembahasan APBD 2027, masyarakat memiliki ruang untuk terus mengikuti arah kebijakan anggaran daerah. Transparansi dalam setiap tahapan pembahasan diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n","post_title":"Kesepakatan KUA-PPAS 2027, DPRD Kabupaten Bandung Barat Soroti Sejumlah Pekerjaan Rumah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kesepakatan-kua-ppas-2027-dprd-kabupaten-bandung-barat-soroti-sejumlah-pekerjaan-rumah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-10 11:59:07","post_modified_gmt":"2026-09-10 11:59:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4247","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4244,"post_author":"3","post_date":"2026-08-31 10:14:00","post_date_gmt":"2026-08-31 10:14:00","post_content":"\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat menindaklanjuti persoalan akses sejumlah siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk menuju sekolah di kawasan Waduk Saguling.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat bersama jajaran terkait hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta akses yang selama ini digunakan para siswa.<\/p>\n\n\n\n

Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah fakta di lapangan yang menjadi bahan evaluasi dan kajian untuk menentukan solusi yang paling tepat.<\/p>\n\n\n\n

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat juga telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter sehingga pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah pembangunan jembatan apung. Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah.<\/p>\n\n\n\n

Bupati Bandung Barat mengatakan, seluruh opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n\n\n\n

Hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret. Keselamatan dan kemudahan anak-anak dalam menempuh pendidikan menjadi prioritas utama, dengan tetap mempertimbangkan solusi yang paling memungkinkan untuk segera diwujudkan.<\/p>\n\n\n\n

Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/DctFBeiS_O3\/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==<\/a><\/p>\n","post_title":"Pemkab Bandung Barat Kaji Sejumlah Opsi Solusi Akses Siswa di Waduk Saguling","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemkab-bandung-barat-kaji-sejumlah-opsi-solusi-akses-siswa-di-waduk-saguling","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-04 10:35:57","post_modified_gmt":"2026-09-04 10:35:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4244","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4235,"post_author":"3","post_date":"2026-08-30 10:10:00","post_date_gmt":"2026-08-30 10:10:00","post_content":"\n

Penyusunan regulasi perhubungan di Kabupaten Bandung Barat memasuki tahapan penting. Setelah melalui serangkaian pembahasan, Panitia Khusus (Pansus) IX DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> bersama perangkat daerah terkait menyelesaikan tahap penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n

Penyelarasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat dan Bagian Hukum Setda KBB<\/strong>. Sejumlah ketentuan dalam Raperda dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan substansi regulasi selaras dengan kebutuhan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n

Tahap penyelarasan menjadi penting karena sebuah regulasi tidak hanya harus memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga harus mampu diterapkan secara efektif. Dalam bidang perhubungan, hal tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, penyelenggaraan angkutan, lalu lintas, hingga pelayanan transportasi di Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai perkembangan wilayah turut menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi. Meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi, serta kebutuhan mobilitas yang semakin beragam membutuhkan aturan yang mampu mengikuti kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, regulasi perhubungan yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan transportasi sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Aturan yang jelas juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perhubungan.<\/p>\n\n\n\n

Setelah tahap penyelarasan selesai, pembahasan Raperda selanjutnya akan memasuki tahap fasilitasi bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat<\/strong>. Tahapan ini menjadi bagian dari proses pembentukan Peraturan Daerah untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan sebelum regulasi melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan pemerintah provinsi dalam proses fasilitasi diharapkan dapat membantu memastikan substansi Raperda tetap harmonis dengan peraturan yang lebih tinggi serta tidak menimbulkan persoalan dalam implementasinya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n

Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong>, proses tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Perda membutuhkan tahapan yang cermat dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap ketentuan perlu dikaji agar memiliki landasan yang jelas sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Pansus IX bersama perangkat daerah terkait terus mendorong agar pembahasan Raperda dilakukan secara komprehensif dan berorientasi pada kepentingan publik. Regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga memiliki daya guna dalam memperbaiki penyelenggaraan perhubungan di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, keberadaan aturan perhubungan diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman, tertib, nyaman, dan teratur<\/strong>. Dengan proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, DPRD Kabupaten Bandung Barat berupaya memastikan regulasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat KBB.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Kawal Penyempurnaan Aturan Perhubungan demi Pelayanan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-kawal-penyempurnaan-aturan-perhubungan-demi-pelayanan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-02 11:52:40","post_modified_gmt":"2026-09-02 11:52:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4235","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4231,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:40:42","post_date_gmt":"2026-08-27 15:40:42","post_content":"\n

Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.

Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n

Sumber:  @infojawabarat
\ud83d\udcf8 Foto: 
@baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

Author: Admin Westime