Dari Perencanaan ke Dampak, DPRD Bandung Barat Kawal Arah Pembangunan
Perencanaan pembangunan yang tepat tidak lahir secara tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang yang melibatkan berbagai pihak dan mempertimbangkan kebutuhan nyata...
\"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya<\/p>\n\n\n\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n <\/p>\n","post_title":"Dari Perencanaan ke Dampak, DPRD Bandung Barat Kawal Arah Pembangunan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-perencanaan-ke-dampak-dprd-bandung-barat-kawal-arah-pembangunan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-16 06:14:48","post_modified_gmt":"2026-04-16 06:14:48","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3703","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3684,"post_author":"3","post_date":"2026-04-09 01:52:18","post_date_gmt":"2026-04-09 01:52:18","post_content":"\n Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya<\/p>\n\n\n\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Pada akhirnya, Musrenbang bukan hanya tentang menyusun rencana, tetapi tentang menentukan arah masa depan daerah. Dari proses inilah diharapkan lahir program-program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari akses layanan yang lebih baik hingga peluang ekonomi yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Dari Perencanaan ke Dampak, DPRD Bandung Barat Kawal Arah Pembangunan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-perencanaan-ke-dampak-dprd-bandung-barat-kawal-arah-pembangunan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-16 06:14:48","post_modified_gmt":"2026-04-16 06:14:48","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3703","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3684,"post_author":"3","post_date":"2026-04-09 01:52:18","post_date_gmt":"2026-04-09 01:52:18","post_content":"\n Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya<\/p>\n\n\n\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Melalui keterlibatan aktif dalam forum ini, DPRD Kabupaten Bandung Barat turut memastikan bahwa setiap tahapan perencanaan tidak berjalan sendiri, melainkan melalui proses yang terbuka dan partisipatif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga efektif saat diterapkan.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, Musrenbang bukan hanya tentang menyusun rencana, tetapi tentang menentukan arah masa depan daerah. Dari proses inilah diharapkan lahir program-program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari akses layanan yang lebih baik hingga peluang ekonomi yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Dari Perencanaan ke Dampak, DPRD Bandung Barat Kawal Arah Pembangunan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-perencanaan-ke-dampak-dprd-bandung-barat-kawal-arah-pembangunan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-16 06:14:48","post_modified_gmt":"2026-04-16 06:14:48","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3703","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3684,"post_author":"3","post_date":"2026-04-09 01:52:18","post_date_gmt":"2026-04-09 01:52:18","post_content":"\n Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya<\/p>\n\n\n\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Bagi masyarakat, proses ini memiliki dampak yang sangat mendasar. Perencanaan yang matang akan menentukan apakah pembangunan berjalan tepat sasaran atau tidak. Ketika aspirasi masyarakat benar-benar masuk dalam perencanaan, maka peluang untuk menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh warga menjadi lebih besar.<\/p>\n\n\n\n Melalui keterlibatan aktif dalam forum ini, DPRD Kabupaten Bandung Barat turut memastikan bahwa setiap tahapan perencanaan tidak berjalan sendiri, melainkan melalui proses yang terbuka dan partisipatif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga efektif saat diterapkan.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, Musrenbang bukan hanya tentang menyusun rencana, tetapi tentang menentukan arah masa depan daerah. Dari proses inilah diharapkan lahir program-program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari akses layanan yang lebih baik hingga peluang ekonomi yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Dari Perencanaan ke Dampak, DPRD Bandung Barat Kawal Arah Pembangunan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-perencanaan-ke-dampak-dprd-bandung-barat-kawal-arah-pembangunan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-16 06:14:48","post_modified_gmt":"2026-04-16 06:14:48","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3703","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3684,"post_author":"3","post_date":"2026-04-09 01:52:18","post_date_gmt":"2026-04-09 01:52:18","post_content":"\n Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya<\/p>\n\n\n\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Musrenbang menjadi ruang penting untuk menghimpun berbagai usulan dan aspirasi, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Dari sinilah prioritas pembangunan disusun, sehingga program yang dijalankan ke depan tidak hanya terarah, tetapi juga relevan dengan kondisi yang dihadapi warga.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, proses ini memiliki dampak yang sangat mendasar. Perencanaan yang matang akan menentukan apakah pembangunan berjalan tepat sasaran atau tidak. Ketika aspirasi masyarakat benar-benar masuk dalam perencanaan, maka peluang untuk menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh warga menjadi lebih besar.<\/p>\n\n\n\n Melalui keterlibatan aktif dalam forum ini, DPRD Kabupaten Bandung Barat turut memastikan bahwa setiap tahapan perencanaan tidak berjalan sendiri, melainkan melalui proses yang terbuka dan partisipatif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga efektif saat diterapkan.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, Musrenbang bukan hanya tentang menyusun rencana, tetapi tentang menentukan arah masa depan daerah. Dari proses inilah diharapkan lahir program-program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari akses layanan yang lebih baik hingga peluang ekonomi yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Dari Perencanaan ke Dampak, DPRD Bandung Barat Kawal Arah Pembangunan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-perencanaan-ke-dampak-dprd-bandung-barat-kawal-arah-pembangunan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-16 06:14:48","post_modified_gmt":"2026-04-16 06:14:48","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3703","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3684,"post_author":"3","post_date":"2026-04-09 01:52:18","post_date_gmt":"2026-04-09 01:52:18","post_content":"\n Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya<\/p>\n\n\n\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Dalam forum tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat hadir sebagai bagian dari peran lembaga legislatif dalam mengawal arah pembangunan daerah. Kehadiran ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa setiap rencana yang disusun benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat di lapangan.<\/p>\n\n\n\n Musrenbang menjadi ruang penting untuk menghimpun berbagai usulan dan aspirasi, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Dari sinilah prioritas pembangunan disusun, sehingga program yang dijalankan ke depan tidak hanya terarah, tetapi juga relevan dengan kondisi yang dihadapi warga.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, proses ini memiliki dampak yang sangat mendasar. Perencanaan yang matang akan menentukan apakah pembangunan berjalan tepat sasaran atau tidak. Ketika aspirasi masyarakat benar-benar masuk dalam perencanaan, maka peluang untuk menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh warga menjadi lebih besar.<\/p>\n\n\n\n Melalui keterlibatan aktif dalam forum ini, DPRD Kabupaten Bandung Barat turut memastikan bahwa setiap tahapan perencanaan tidak berjalan sendiri, melainkan melalui proses yang terbuka dan partisipatif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga efektif saat diterapkan.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, Musrenbang bukan hanya tentang menyusun rencana, tetapi tentang menentukan arah masa depan daerah. Dari proses inilah diharapkan lahir program-program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari akses layanan yang lebih baik hingga peluang ekonomi yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Dari Perencanaan ke Dampak, DPRD Bandung Barat Kawal Arah Pembangunan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-perencanaan-ke-dampak-dprd-bandung-barat-kawal-arah-pembangunan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-16 06:14:48","post_modified_gmt":"2026-04-16 06:14:48","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3703","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3684,"post_author":"3","post_date":"2026-04-09 01:52:18","post_date_gmt":"2026-04-09 01:52:18","post_content":"\n Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya<\/p>\n\n\n\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n Saat ditemukan, kondisi jasad Kuraesin sudah dalam keadaan membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur. Temuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban.<\/p>\n\n\n\n Iptu Gofur Supangkat menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pemilik kontrakan setelah menerima aduan dari tetangga.<\/p>\n\n\n\n \"Memang awalnya dari aduan tetangga almarhum. Yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum hampir satu minggu, lampu kontrakannya juga mati,\" kata Gofur saat dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-09 01:52:19","post_modified_gmt":"2026-04-09 01:52:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3684","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Perencanaan pembangunan yang tepat tidak lahir secara tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang yang melibatkan berbagai pihak dan mempertimbangkan kebutuhan nyata masyarakat. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Bandung Barat Tahun 2027 yang digelar di Padalarang.<\/p>\n\n\n\n Dalam forum tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat hadir sebagai bagian dari peran lembaga legislatif dalam mengawal arah pembangunan daerah. Kehadiran ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa setiap rencana yang disusun benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat di lapangan.<\/p>\n\n\n\n Musrenbang menjadi ruang penting untuk menghimpun berbagai usulan dan aspirasi, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Dari sinilah prioritas pembangunan disusun, sehingga program yang dijalankan ke depan tidak hanya terarah, tetapi juga relevan dengan kondisi yang dihadapi warga.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, proses ini memiliki dampak yang sangat mendasar. Perencanaan yang matang akan menentukan apakah pembangunan berjalan tepat sasaran atau tidak. Ketika aspirasi masyarakat benar-benar masuk dalam perencanaan, maka peluang untuk menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh warga menjadi lebih besar.<\/p>\n\n\n\n Melalui keterlibatan aktif dalam forum ini, DPRD Kabupaten Bandung Barat turut memastikan bahwa setiap tahapan perencanaan tidak berjalan sendiri, melainkan melalui proses yang terbuka dan partisipatif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga efektif saat diterapkan.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, Musrenbang bukan hanya tentang menyusun rencana, tetapi tentang menentukan arah masa depan daerah. Dari proses inilah diharapkan lahir program-program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari akses layanan yang lebih baik hingga peluang ekonomi yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Dari Perencanaan ke Dampak, DPRD Bandung Barat Kawal Arah Pembangunan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-perencanaan-ke-dampak-dprd-bandung-barat-kawal-arah-pembangunan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-16 06:14:48","post_modified_gmt":"2026-04-16 06:14:48","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3703","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3684,"post_author":"3","post_date":"2026-04-09 01:52:18","post_date_gmt":"2026-04-09 01:52:18","post_content":"\n Tiga Mayat Ditemukan di Cimahi, Cisarua, dan Padalarang dalam Sehari: Polisi Ungkap Kronologinya<\/p>\n\n\n\n Pihak kepolisian membenarkan adanya tiga laporan tersebut yang masuk dalam satu hari.<\/p>\n\n\n\n \"Betul kemarin selain di Cipageran Cimahi<\/a>, kami juga mendapat laporan temu mayat di Padalarang dan Cisarua,\" kata Kasi Humas Polres Cimahi<\/a> Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n Penemuan di Padalarang memiliki pola yang hampir serupa dengan kejadian di Cimahi<\/a>. Jasad ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan di Kampung Situsaeur, Desa Kertamulya, sekitar pukul 08.30 WIB, setelah pemilik kontrakan mencoba mengecek penyewa yang tak kunjung merespons.<\/p>\n\n\n\n \"Berawal dari pemilik kontrakan yang ingin menagih sewa kontrakan terhadap almarhum, pas diketuk tidak ada respon, pemilik bersama salah satu saksi kemudian membuka paksa dan ditemukanlah almarhum,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n \"Dari keterangan saksi anak almarhum, ada riwayat penyakit asam urat, kolestrol, sudah lama. Dari keterangan saksi lain almarhum pernah mengeluhkan sakit jantung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Berbeda dengan kasus di Padalarang, temuan di Cisarua memperlihatkan kondisi jasad yang ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon. Polisi menerima laporan kejadian ini pada dini hari.<\/p>\n\n\n\n \"Sama, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun tajam, yang pertama menemukan istrinya jam 2 dini hari,\" kata Gofur.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Cimahi<\/a> dan Kabupaten Bandung Barat<\/a> mendadak gempar pada Senin (6\/4\/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Cimahi<\/a> dan Kabupaten Bandung Barat<\/a> mendadak gempar pada Senin (6\/4\/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Cimahi<\/a> dan Kabupaten Bandung Barat<\/a> mendadak gempar pada Senin (6\/4\/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Cimahi<\/a> dan Kabupaten Bandung Barat<\/a> mendadak gempar pada Senin (6\/4\/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Cimahi<\/a> dan Kabupaten Bandung Barat<\/a> mendadak gempar pada Senin (6\/4\/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Cimahi<\/a> dan Kabupaten Bandung Barat<\/a> mendadak gempar pada Senin (6\/4\/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Cimahi<\/a> dan Kabupaten Bandung Barat<\/a> mendadak gempar pada Senin (6\/4\/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Cimahi<\/a> dan Kabupaten Bandung Barat<\/a> mendadak gempar pada Senin (6\/4\/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, di wilayah Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, seorang perempuan lanjut usia bernama Kuraesin (64) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, pada Senin pagi.<\/p>\n\n\n\n
SUMBER :<\/em><\/strong>https:\/\/jabar.tribunnews.com\/metro-bandung\/1169115\/tiga-mayat-ditemukan-di-cimahi-cisarua-dan-padalarang-dalam-sehari-polisi-ungkap-kronologinya<\/a><\/p>\n\n\n\n
Cimahi<\/a> dan Kabupaten Bandung Barat<\/a> mendadak gempar pada Senin (6\/4\/2026). Warga di tiga lokasi berbeda digegerkan oleh temuan jasad manusia. Peristiwa ini terjadi hampir beriringan, memunculkan rasa kaget sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
Tak hanya satu, total tiga jasad ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Selain kasus di Cipageran, Kota Cimahi<\/a>, dua kejadian serupa juga dilaporkan dari wilayah Padalarang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat<\/a>. Ketiganya terjadi dalam hari yang sama dan menjadi perhatian aparat kepolisian.<\/p>\n\n\n\n
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban yang diketahui berinisial SY (64). Perempuan tersebut diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya.<\/p>\n\n\n\n