\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sinkhole termasuk dalam bencana geologi. Sinkhole merupakan fenomena lubang amblas, seperti piring yang terbentuk akibat runtuhnya atau terkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan<\/p>\n\n\n\n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Viral di media sosial, warga berbondong-bondong mengambil air dari sinkhole di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Air itu pun dipercaya oleh warga setempat bisa memberikan manfaat. Walhasil warga pun mengantre untuk mendapatkan air dari dalam sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

Sinkhole termasuk dalam bencana geologi. Sinkhole merupakan fenomena lubang amblas, seperti piring yang terbentuk akibat runtuhnya atau terkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan<\/p>\n\n\n\n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

<\/p>\n\n\n\n

Viral di media sosial, warga berbondong-bondong mengambil air dari sinkhole di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Air itu pun dipercaya oleh warga setempat bisa memberikan manfaat. Walhasil warga pun mengantre untuk mendapatkan air dari dalam sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

Sinkhole termasuk dalam bencana geologi. Sinkhole merupakan fenomena lubang amblas, seperti piring yang terbentuk akibat runtuhnya atau terkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan<\/p>\n\n\n\n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

<\/p>\n","post_title":"Peringatan Isra Mi\u2019raj Jadi Ruang Menyatukan Warga dalam Kebersamaan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"peringatan-isra-miraj-jadi-ruang-menyatukan-warga-dalam-kebersamaan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-02-03 03:54:32","post_modified_gmt":"2026-02-03 03:54:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3370","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3158,"post_author":"3","post_date":"2026-01-13 04:54:17","post_date_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Viral di media sosial, warga berbondong-bondong mengambil air dari sinkhole di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Air itu pun dipercaya oleh warga setempat bisa memberikan manfaat. Walhasil warga pun mengantre untuk mendapatkan air dari dalam sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

Sinkhole termasuk dalam bencana geologi. Sinkhole merupakan fenomena lubang amblas, seperti piring yang terbentuk akibat runtuhnya atau terkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan<\/p>\n\n\n\n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Peringatan Isra Mi\u2019raj ini diharapkan membawa keberkahan dan menjadi pengingat bersama bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang menguatkan nilai moral, persatuan, dan kepedulian sosial<\/strong> demi Bandung Barat yang lebih harmonis.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Peringatan Isra Mi\u2019raj Jadi Ruang Menyatukan Warga dalam Kebersamaan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"peringatan-isra-miraj-jadi-ruang-menyatukan-warga-dalam-kebersamaan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-02-03 03:54:32","post_modified_gmt":"2026-02-03 03:54:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3370","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3158,"post_author":"3","post_date":"2026-01-13 04:54:17","post_date_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Viral di media sosial, warga berbondong-bondong mengambil air dari sinkhole di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Air itu pun dipercaya oleh warga setempat bisa memberikan manfaat. Walhasil warga pun mengantre untuk mendapatkan air dari dalam sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

Sinkhole termasuk dalam bencana geologi. Sinkhole merupakan fenomena lubang amblas, seperti piring yang terbentuk akibat runtuhnya atau terkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan<\/p>\n\n\n\n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dalam konteks kerja kelembagaan, kehadiran DPRD di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari fungsi representasi dan serap aspirasi. Dengan hadir langsung di ruang sosial-keagamaan, DPRD dapat memahami dinamika warga secara lebih dekat, sehingga kebijakan dan pengawasan yang dilakukan tetap berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Peringatan Isra Mi\u2019raj ini diharapkan membawa keberkahan dan menjadi pengingat bersama bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang menguatkan nilai moral, persatuan, dan kepedulian sosial<\/strong> demi Bandung Barat yang lebih harmonis.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Peringatan Isra Mi\u2019raj Jadi Ruang Menyatukan Warga dalam Kebersamaan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"peringatan-isra-miraj-jadi-ruang-menyatukan-warga-dalam-kebersamaan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-02-03 03:54:32","post_modified_gmt":"2026-02-03 03:54:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3370","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3158,"post_author":"3","post_date":"2026-01-13 04:54:17","post_date_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Viral di media sosial, warga berbondong-bondong mengambil air dari sinkhole di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Air itu pun dipercaya oleh warga setempat bisa memberikan manfaat. Walhasil warga pun mengantre untuk mendapatkan air dari dalam sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

Sinkhole termasuk dalam bencana geologi. Sinkhole merupakan fenomena lubang amblas, seperti piring yang terbentuk akibat runtuhnya atau terkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan<\/p>\n\n\n\n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Bagi masyarakat Desa Gadobangkong, kegiatan ini bukan hanya peringatan keagamaan, tetapi juga penguat rasa kebersamaan antarwarga. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari\u2014mulai dari saling membantu, menjaga kerukunan, hingga menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.<\/p>\n\n\n\n

Dalam konteks kerja kelembagaan, kehadiran DPRD di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari fungsi representasi dan serap aspirasi. Dengan hadir langsung di ruang sosial-keagamaan, DPRD dapat memahami dinamika warga secara lebih dekat, sehingga kebijakan dan pengawasan yang dilakukan tetap berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Peringatan Isra Mi\u2019raj ini diharapkan membawa keberkahan dan menjadi pengingat bersama bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang menguatkan nilai moral, persatuan, dan kepedulian sosial<\/strong> demi Bandung Barat yang lebih harmonis.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Peringatan Isra Mi\u2019raj Jadi Ruang Menyatukan Warga dalam Kebersamaan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"peringatan-isra-miraj-jadi-ruang-menyatukan-warga-dalam-kebersamaan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-02-03 03:54:32","post_modified_gmt":"2026-02-03 03:54:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3370","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3158,"post_author":"3","post_date":"2026-01-13 04:54:17","post_date_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Viral di media sosial, warga berbondong-bondong mengambil air dari sinkhole di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Air itu pun dipercaya oleh warga setempat bisa memberikan manfaat. Walhasil warga pun mengantre untuk mendapatkan air dari dalam sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

Sinkhole termasuk dalam bencana geologi. Sinkhole merupakan fenomena lubang amblas, seperti piring yang terbentuk akibat runtuhnya atau terkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan<\/p>\n\n\n\n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Hadirnya pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan warga. Melalui silaturahmi dan tausiah, pesan yang disampaikan menekankan pentingnya memperbaiki diri, menjaga hubungan antar sesama, serta membangun lingkungan yang saling peduli.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat Desa Gadobangkong, kegiatan ini bukan hanya peringatan keagamaan, tetapi juga penguat rasa kebersamaan antarwarga. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari\u2014mulai dari saling membantu, menjaga kerukunan, hingga menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.<\/p>\n\n\n\n

Dalam konteks kerja kelembagaan, kehadiran DPRD di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari fungsi representasi dan serap aspirasi. Dengan hadir langsung di ruang sosial-keagamaan, DPRD dapat memahami dinamika warga secara lebih dekat, sehingga kebijakan dan pengawasan yang dilakukan tetap berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Peringatan Isra Mi\u2019raj ini diharapkan membawa keberkahan dan menjadi pengingat bersama bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang menguatkan nilai moral, persatuan, dan kepedulian sosial<\/strong> demi Bandung Barat yang lebih harmonis.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Peringatan Isra Mi\u2019raj Jadi Ruang Menyatukan Warga dalam Kebersamaan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"peringatan-isra-miraj-jadi-ruang-menyatukan-warga-dalam-kebersamaan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-02-03 03:54:32","post_modified_gmt":"2026-02-03 03:54:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3370","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3158,"post_author":"3","post_date":"2026-01-13 04:54:17","post_date_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Viral di media sosial, warga berbondong-bondong mengambil air dari sinkhole di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Air itu pun dipercaya oleh warga setempat bisa memberikan manfaat. Walhasil warga pun mengantre untuk mendapatkan air dari dalam sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

Sinkhole termasuk dalam bencana geologi. Sinkhole merupakan fenomena lubang amblas, seperti piring yang terbentuk akibat runtuhnya atau terkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan<\/p>\n\n\n\n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Suasana kebersamaan terasa hangat di Masjid Ar Ruh<\/strong>, Perumahan Nevada Downtown & Eureka, saat warga berkumpul memperingati Isra Mi\u2019raj Nabi Muhammad SAW. Momentum keagamaan ini dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bersama untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Hadirnya pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan warga. Melalui silaturahmi dan tausiah, pesan yang disampaikan menekankan pentingnya memperbaiki diri, menjaga hubungan antar sesama, serta membangun lingkungan yang saling peduli.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat Desa Gadobangkong, kegiatan ini bukan hanya peringatan keagamaan, tetapi juga penguat rasa kebersamaan antarwarga. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari\u2014mulai dari saling membantu, menjaga kerukunan, hingga menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.<\/p>\n\n\n\n

Dalam konteks kerja kelembagaan, kehadiran DPRD di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari fungsi representasi dan serap aspirasi. Dengan hadir langsung di ruang sosial-keagamaan, DPRD dapat memahami dinamika warga secara lebih dekat, sehingga kebijakan dan pengawasan yang dilakukan tetap berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Peringatan Isra Mi\u2019raj ini diharapkan membawa keberkahan dan menjadi pengingat bersama bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang menguatkan nilai moral, persatuan, dan kepedulian sosial<\/strong> demi Bandung Barat yang lebih harmonis.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Peringatan Isra Mi\u2019raj Jadi Ruang Menyatukan Warga dalam Kebersamaan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"peringatan-isra-miraj-jadi-ruang-menyatukan-warga-dalam-kebersamaan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-02-03 03:54:32","post_modified_gmt":"2026-02-03 03:54:32","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3370","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3158,"post_author":"3","post_date":"2026-01-13 04:54:17","post_date_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Viral di media sosial, warga berbondong-bondong mengambil air dari sinkhole di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Air itu pun dipercaya oleh warga setempat bisa memberikan manfaat. Walhasil warga pun mengantre untuk mendapatkan air dari dalam sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

Sinkhole termasuk dalam bencana geologi. Sinkhole merupakan fenomena lubang amblas, seperti piring yang terbentuk akibat runtuhnya atau terkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan<\/p>\n\n\n\n

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo S.T., M.Eng., IPM., menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n

Terlebih, ia menyebutkan siklon Senyar yang terjadi di akhir bulan November 2025 lalu memicu curah hujan melimpah.  Menurutnya, daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan salah satunya gamping dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole. <\/p>\n\n\n\n

\"Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,\u201d ujarnya seperti dikutip dari laman UGM, Senin (12\/1\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Wahyu menyebutkan fenomena ini tidak bisa muncul di semua jenis tanah. Melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping\/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. <\/p>\n\n\n\n

Ia menyebutkan di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah. Sedangkan di tanah berongga, jelas Wahyu, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles. <\/p>\n\n\n\n

\u201cAda pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole,\u201d runtutnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, lubang misterius ini dapat berdampak pada rusaknya ekosistem flora fauna sekitar. <\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, fenomena ini juga tidak memungkiri limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah. Rongga yang terbentuk memperbesar juga berisiko adanya amblesan lanjutan di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan, Wahyu menyebutkan risiko mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal. 
\u201cIni juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Sumber :https:\/\/edukasi.okezone.com\/read\/2026\/01\/12\/65\/3194922\/viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Viral Warga Antre Ambil Air Sinkhole Situjuah, Pakar Ungkap Hal yang Sebenarnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"viral-warga-antre-ambil-air-sinkhole-situjuah-pakar-ungkap-hal-yang-sebenarnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-13 04:54:17","post_modified_gmt":"2026-01-13 04:54:17","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3158","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3131,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:08:16","post_date_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content":"\n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3106,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:37:46","post_date_gmt":"2026-01-09 15:37:46","post_content":"\n



Pimpinan sekelompok pria yang zikir di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Rifai, buka suara usai aksi mereka viral dan dikecam di media sosial.

Rifai yang merupakan warga Desa Karangrandu, Jepara itu mengklaim zikir di Candi Prambanan merupakan perjalanan rohaniah. Awalnya dia memiliki guru di daerah Tangerang. Ia kemudian mengklaim bisa meneruskan ilmu dari sang guru.

Rifai yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu pun menyakini telah mewarisi ilmu dari gurunya tersebut.

\"Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,\"

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

\"Sebelum beliau wafat (beliau bilang) hanya kamu yang bisa meneruskan zadah ini sebagai murid, ikut tawadu alhamdulillah bisa jalan sampai sekarang ini,\" lanjut dia.

Terkait zikir di Candi Prambanan, Rifai menjelaskan merupakan tugas perjalanan spiritual dari leluhurnya. Maka dia bersama rombongan jemaahnya melakukan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu.

\"Dan adapun kejadian di Prambanan di sisi lain adalah perjalanan sebuah spiritual daripada leluhur yang memberikan tugas dan amanah untuk datang ke sana,\" jelas dia.

Rifai mengaku rombongan mengendarai minibus Elf itu menuju ke Pantai Parangtritis Jogja. Setelah itu dari Parangtritis melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Borobudur saat sorenya.

\"Pertama ketika di Pantai Parangtritis sowan ke Bunda Ratu (Nyi Roro Kidul) setelah itu Syah Maulana Magribi setelah itu perjalanan ke Prambanan dan Borobudur,\" ungkap dia.

Rifai mengaku ada misi yang dibawa saat melakukan zikir ke Candi Prambanan. Pertama melepaskan kutukan dari Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Kedua ingin mendoakan leluhur yang ada di Candi Prambanan.

\"Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,\" ungkap dia.

\"Dan mendoakan leluhur yang ada di sana,\" lanjut dia.


<\/p>\n\n\n\n

Rifai pun mengaku tidak tahu jika kegiatannya berzikir di Candi Prambanan viral di media sosial. Ia mengklaim seandainya tahu ada orang yang merekam dan memviralkan akan melarangnya. Sebab menurutnya jemaahnya sendiri dilarang untuk memfoto dan merekam saat kegiatan spiritual tersebut.

\"Karena memang saya tidak ingin dikenal dan terkenal, yang penting misi saya tidak membawa keagamaan apapun, misi saya bertauhid kembali ke Tuhan Yang Maha Esa karena hakikatnya bertauhid mau pakai syariat Islam, Hindu, Buddha apapun kita kembali ke Tuhan Yang Maha Esa,\" jelasnya.

Dia menjelaskan tidak ada keinginan untuk merendahkan agama lain. Dia justru menghormati dan menghargai agama lain.

\"Kita tetap mengajarkan kasih saya welas asih kepada siapapun, dan tidak ada perbedaan agama, itu tidak ada. Tetap saling menghargai menghormati dan kembali ke Tuhan Maha Esa,\" jelasnya.
Sempat didatangi polisi dan Kemenag

Rifai mengaku sempat didatangi rombongan Polres Jepara dan Kemenag Jepara di padepokannya. Ia pun mengaku telah menjelaskan dan menyampaikan klarifikasi atas kegiatan zikir di pelataran Candi Prambanan.

\"Alhamdulillah mereka sudah mau menerima dengan lapang, syukur dan sekarang diberikan izin untuk membuat majelis, karena dalam perjalanan tidak ada yang menyimpang dalam tata syariat maupun hakikat dalam menuju Allah,\" terang dia.

Rifai menjelaskan bahwa dirinya memiliki padepokan pengobatan alternatif. Dari itu orang yang sakit dapat disembuhkan dan menjadi jemaah. Pada hari tertentu mereka berkumpul melaksanakan zikir di padepokan.

\"Majelis sudah lama, sejak tahun 2019. Setiap malam kita tetap mujadah. Di sini ada 100 jemaah setiap malam ada 40, ada ibu-ibu bapak-bapak, mau berzikir silakan,\" jelasnya.

\"Warga sini ada satu rumah. Lainnya ada dari Pati, Kudus, Bangsri rata-rata tetangga Desa,\" terang dia.<\/p>\n\n\n\n

Pengelola minta maaf

InJourney Destination Management yang membawahi PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Prambanan menyebut, peristiwa zikir viral itu terjadi pada Kamis (25\/12) di sisi utara Candi Siwa.

Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary InJourney Destination Management menyebut aktivitas itu dilakukan selama 30 menit oleh rombongan berjumlah sekitar 11 orang asal Semarang, Jawa Tengah.

\"Polisi Khusus atau Polsus Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan,\" kata Desta dalam keterangannya mewakili PT TWC, Senin (29\/12).

Desta menambahkan, pihaknya memohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang timbul imbas peristiwa ini.

InJourney Destination Management, PT TWC bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan, sesuai dengan norma, kaidah dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20260108151612-20-1314954\/bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral<\/a><\/p>\n","post_title":"Bos Kelompok Zikir di Candi Prambanan Buka Suara Usai Viral","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bos-kelompok-zikir-di-candi-prambanan-buka-suara-usai-viral","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:39:57","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:39:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3106","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

Category: Uncategorized