\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

SUMBER:https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/300071\/titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi<\/a><\/p>\n","post_title":"Titiek Soeharto Dukung Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-03-08 07:32:13","post_modified_gmt":"2026-03-08 07:32:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3535","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3118,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:54:04","post_date_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content":"\n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Melalui partisipasi tersebut, Universitas Trilogi menampilkan berbagai inovasi dan produk pertanian perkotaan, sekaligus memperkenalkan peran kampus dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/300071\/titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi<\/a><\/p>\n","post_title":"Titiek Soeharto Dukung Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-03-08 07:32:13","post_modified_gmt":"2026-03-08 07:32:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3535","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3118,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:54:04","post_date_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content":"\n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sesi talkshow dibagi menjadi dua bagian. Sesi pertama membahas tema kegiatan, sedangkan sesi kedua mengangkat topik \u201cOutlook Pangan Indonesia 2026\u201d. Sebagai salah satu mitra utama Panen Fest 2026, Universitas Trilogi turut membuka booth pameran produk dari Pusat Studi Pertanian Perkotaan<\/a> (PSSP) yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n

Melalui partisipasi tersebut, Universitas Trilogi menampilkan berbagai inovasi dan produk pertanian perkotaan, sekaligus memperkenalkan peran kampus dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/300071\/titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi<\/a><\/p>\n","post_title":"Titiek Soeharto Dukung Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-03-08 07:32:13","post_modified_gmt":"2026-03-08 07:32:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3535","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3118,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:54:04","post_date_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content":"\n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Panen Fest 2026 mengusung tema \u201cPangan Mandiri, Masa Depan Negeri\u201d. Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan acara tersebut, mulai dari sajian pangan murah bagi masyarakat, hiburan musik, pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), parade hasil panen, hingga talkshow <\/em>inspiratif yang menghadirkan tokoh dari berbagai latar belakang.<\/p>\n\n\n\n

Sesi talkshow dibagi menjadi dua bagian. Sesi pertama membahas tema kegiatan, sedangkan sesi kedua mengangkat topik \u201cOutlook Pangan Indonesia 2026\u201d. Sebagai salah satu mitra utama Panen Fest 2026, Universitas Trilogi turut membuka booth pameran produk dari Pusat Studi Pertanian Perkotaan<\/a> (PSSP) yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n

Melalui partisipasi tersebut, Universitas Trilogi menampilkan berbagai inovasi dan produk pertanian perkotaan, sekaligus memperkenalkan peran kampus dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/300071\/titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi<\/a><\/p>\n","post_title":"Titiek Soeharto Dukung Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-03-08 07:32:13","post_modified_gmt":"2026-03-08 07:32:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3535","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3118,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:54:04","post_date_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content":"\n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

\u201cPeran perguruan tinggi sangat strategis dalam menjembatani ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik pertanian yang berkelanjutan, termasuk dalam konteks pertanian perkotaan,\u201d sampainya.<\/p>\n\n\n\n

Panen Fest 2026 mengusung tema \u201cPangan Mandiri, Masa Depan Negeri\u201d. Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan acara tersebut, mulai dari sajian pangan murah bagi masyarakat, hiburan musik, pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), parade hasil panen, hingga talkshow <\/em>inspiratif yang menghadirkan tokoh dari berbagai latar belakang.<\/p>\n\n\n\n

Sesi talkshow dibagi menjadi dua bagian. Sesi pertama membahas tema kegiatan, sedangkan sesi kedua mengangkat topik \u201cOutlook Pangan Indonesia 2026\u201d. Sebagai salah satu mitra utama Panen Fest 2026, Universitas Trilogi turut membuka booth pameran produk dari Pusat Studi Pertanian Perkotaan<\/a> (PSSP) yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n

Melalui partisipasi tersebut, Universitas Trilogi menampilkan berbagai inovasi dan produk pertanian perkotaan, sekaligus memperkenalkan peran kampus dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/300071\/titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi<\/a><\/p>\n","post_title":"Titiek Soeharto Dukung Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-03-08 07:32:13","post_modified_gmt":"2026-03-08 07:32:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3535","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3118,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:54:04","post_date_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content":"\n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Kampus yang merupakan pengembangan dari Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) itu meyakini peran perguruan tinggi sangat strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan ketahanan dan kemandirian pangan di masa depan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeran perguruan tinggi sangat strategis dalam menjembatani ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik pertanian yang berkelanjutan, termasuk dalam konteks pertanian perkotaan,\u201d sampainya.<\/p>\n\n\n\n

Panen Fest 2026 mengusung tema \u201cPangan Mandiri, Masa Depan Negeri\u201d. Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan acara tersebut, mulai dari sajian pangan murah bagi masyarakat, hiburan musik, pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), parade hasil panen, hingga talkshow <\/em>inspiratif yang menghadirkan tokoh dari berbagai latar belakang.<\/p>\n\n\n\n

Sesi talkshow dibagi menjadi dua bagian. Sesi pertama membahas tema kegiatan, sedangkan sesi kedua mengangkat topik \u201cOutlook Pangan Indonesia 2026\u201d. Sebagai salah satu mitra utama Panen Fest 2026, Universitas Trilogi turut membuka booth pameran produk dari Pusat Studi Pertanian Perkotaan<\/a> (PSSP) yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n

Melalui partisipasi tersebut, Universitas Trilogi menampilkan berbagai inovasi dan produk pertanian perkotaan, sekaligus memperkenalkan peran kampus dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/300071\/titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi<\/a><\/p>\n","post_title":"Titiek Soeharto Dukung Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-03-08 07:32:13","post_modified_gmt":"2026-03-08 07:32:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3535","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3118,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:54:04","post_date_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content":"\n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Rektor menjelaskan, kampus yang dipimpinnya memang memiliki visi membangun kemandirian, termasuk dalam sektor pangan. \u201cDalam konteks ini, tentunya terkait bagaimana kemandirian pangan di Indonesia bisa menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dengan ikhtiar mencapai Indonesia Unggul,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Kampus yang merupakan pengembangan dari Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) itu meyakini peran perguruan tinggi sangat strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan ketahanan dan kemandirian pangan di masa depan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeran perguruan tinggi sangat strategis dalam menjembatani ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik pertanian yang berkelanjutan, termasuk dalam konteks pertanian perkotaan,\u201d sampainya.<\/p>\n\n\n\n

Panen Fest 2026 mengusung tema \u201cPangan Mandiri, Masa Depan Negeri\u201d. Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan acara tersebut, mulai dari sajian pangan murah bagi masyarakat, hiburan musik, pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), parade hasil panen, hingga talkshow <\/em>inspiratif yang menghadirkan tokoh dari berbagai latar belakang.<\/p>\n\n\n\n

Sesi talkshow dibagi menjadi dua bagian. Sesi pertama membahas tema kegiatan, sedangkan sesi kedua mengangkat topik \u201cOutlook Pangan Indonesia 2026\u201d. Sebagai salah satu mitra utama Panen Fest 2026, Universitas Trilogi turut membuka booth pameran produk dari Pusat Studi Pertanian Perkotaan<\/a> (PSSP) yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n

Melalui partisipasi tersebut, Universitas Trilogi menampilkan berbagai inovasi dan produk pertanian perkotaan, sekaligus memperkenalkan peran kampus dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/300071\/titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi<\/a><\/p>\n","post_title":"Titiek Soeharto Dukung Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-03-08 07:32:13","post_modified_gmt":"2026-03-08 07:32:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3535","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3118,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:54:04","post_date_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content":"\n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dukungan itu disampaikan langsung saat Mbak Titiek<\/a>, sapaan Siti Hediati Soeharto, berkunjung ke acara Panen Fest 2026<\/a><\/em>, di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (7\/2\/2026). Dukungan tersebut disambut baik Rektor Universitas Trilogi, Prof. Pramono Hari Adi.<\/p>\n\n\n\n

Rektor menjelaskan, kampus yang dipimpinnya memang memiliki visi membangun kemandirian, termasuk dalam sektor pangan. \u201cDalam konteks ini, tentunya terkait bagaimana kemandirian pangan di Indonesia bisa menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dengan ikhtiar mencapai Indonesia Unggul,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Kampus yang merupakan pengembangan dari Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) itu meyakini peran perguruan tinggi sangat strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan ketahanan dan kemandirian pangan di masa depan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeran perguruan tinggi sangat strategis dalam menjembatani ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik pertanian yang berkelanjutan, termasuk dalam konteks pertanian perkotaan,\u201d sampainya.<\/p>\n\n\n\n

Panen Fest 2026 mengusung tema \u201cPangan Mandiri, Masa Depan Negeri\u201d. Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan acara tersebut, mulai dari sajian pangan murah bagi masyarakat, hiburan musik, pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), parade hasil panen, hingga talkshow <\/em>inspiratif yang menghadirkan tokoh dari berbagai latar belakang.<\/p>\n\n\n\n

Sesi talkshow dibagi menjadi dua bagian. Sesi pertama membahas tema kegiatan, sedangkan sesi kedua mengangkat topik \u201cOutlook Pangan Indonesia 2026\u201d. Sebagai salah satu mitra utama Panen Fest 2026, Universitas Trilogi turut membuka booth pameran produk dari Pusat Studi Pertanian Perkotaan<\/a> (PSSP) yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n

Melalui partisipasi tersebut, Universitas Trilogi menampilkan berbagai inovasi dan produk pertanian perkotaan, sekaligus memperkenalkan peran kampus dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/300071\/titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi<\/a><\/p>\n","post_title":"Titiek Soeharto Dukung Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-03-08 07:32:13","post_modified_gmt":"2026-03-08 07:32:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3535","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3118,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:54:04","post_date_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content":"\n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ketua Komisi IV DPR<\/a>, Siti Hediati Soeharto<\/a>, mendukung penuh konsep pertanian yang dikembangkan Universitas Trilogi<\/a>, khususnya dalam mendorong kemandirian pangan perkotaan. Dukungan tersebut diberikan karena konsep pertanian yang diusung dinilai relevan dengan tantangan pangan nasional saat ini.<\/p>\n\n\n\n

Dukungan itu disampaikan langsung saat Mbak Titiek<\/a>, sapaan Siti Hediati Soeharto, berkunjung ke acara Panen Fest 2026<\/a><\/em>, di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (7\/2\/2026). Dukungan tersebut disambut baik Rektor Universitas Trilogi, Prof. Pramono Hari Adi.<\/p>\n\n\n\n

Rektor menjelaskan, kampus yang dipimpinnya memang memiliki visi membangun kemandirian, termasuk dalam sektor pangan. \u201cDalam konteks ini, tentunya terkait bagaimana kemandirian pangan di Indonesia bisa menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dengan ikhtiar mencapai Indonesia Unggul,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Kampus yang merupakan pengembangan dari Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) itu meyakini peran perguruan tinggi sangat strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan ketahanan dan kemandirian pangan di masa depan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeran perguruan tinggi sangat strategis dalam menjembatani ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik pertanian yang berkelanjutan, termasuk dalam konteks pertanian perkotaan,\u201d sampainya.<\/p>\n\n\n\n

Panen Fest 2026 mengusung tema \u201cPangan Mandiri, Masa Depan Negeri\u201d. Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan acara tersebut, mulai dari sajian pangan murah bagi masyarakat, hiburan musik, pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), parade hasil panen, hingga talkshow <\/em>inspiratif yang menghadirkan tokoh dari berbagai latar belakang.<\/p>\n\n\n\n

Sesi talkshow dibagi menjadi dua bagian. Sesi pertama membahas tema kegiatan, sedangkan sesi kedua mengangkat topik \u201cOutlook Pangan Indonesia 2026\u201d. Sebagai salah satu mitra utama Panen Fest 2026, Universitas Trilogi turut membuka booth pameran produk dari Pusat Studi Pertanian Perkotaan<\/a> (PSSP) yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n

Melalui partisipasi tersebut, Universitas Trilogi menampilkan berbagai inovasi dan produk pertanian perkotaan, sekaligus memperkenalkan peran kampus dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/rm.id\/baca-berita\/education\/300071\/titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi<\/a><\/p>\n","post_title":"Titiek Soeharto Dukung Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"titiek-soeharto-dukung-pertanian-perkotaan-universitas-trilogi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-03-08 07:32:13","post_modified_gmt":"2026-03-08 07:32:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3535","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3118,"post_author":"3","post_date":"2026-01-09 15:54:04","post_date_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content":"\n


Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.

Namun terkadang, terlalu banyak data yang tersedia juga bikin bingung mana saja yang harus dibaca. Belum lagi jika dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?

Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi saat ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
\"Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu adalah konsistensi jadwal tidur,\" terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.

\"Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya saat ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,\" jelasnya.


Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.

Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal adalah Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.

\"Data HRV ini memberikan gambaran tubuh kita itu sedang stres atau tidak,\" pungkasnya.


<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/health.detik.com\/kebugaran\/d-8299901\/ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau<\/a><\/p>\n","post_title":"Ada Banyak Data Tidur di Smartwatch, Mana Sih yang Paling Penting Dipantau","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ada-banyak-data-tidur-di-smartwatch-mana-sih-yang-paling-penting-dipantau","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-09 15:54:04","post_modified_gmt":"2026-01-09 15:54:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3118","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3098,"post_author":"3","post_date":"2026-01-07 11:58:37","post_date_gmt":"2026-01-07 11:58:37","post_content":"\n

Babak perempatfinal Piala Afrika 2025 resmi menghadirkan mimpi buruk bagi para pecinta prediksi. Delapan tim raksasa memastikan tempat, menjadikan fase ini sebagai salah satu yang paling berat dalam sejarah turnamen.
Pantai Gading tampil dominan, Aljazair solid, Nigeria agresif, Mesir penuh pengalaman, Kamerun sarat tradisi, Maroko dengan dukungan publik, Senegal konsisten, dan Mali hadir sebagai pembawa kejutan.
Menariknya, tujuh dari delapan tim telah mencicipi gelar juara, dengan koleksi trofi yang mencapai puluhan. Artinya, tidak ada laga mudah\u2014setiap pertandingan adalah duel hidup-mati.
Dengan bagan yang telah ditentukan, perempatfinal akan menyajikan laga penuh gengsi dan emosi, seolah final dipaksa hadir lebih awal. Piala Afrika 2025 pun membuktikan diri sebagai salah satu turnamen paling kompetitif di dunia sepak bola internasional.<\/p>\n","post_title":"Final Kepagian! Duel Neraka Menanti di Perempatfinal Piala Afrika 2025","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"final-kepagian-duel-neraka-menanti-di-perempatfinal-piala-afrika-2025","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-07 11:58:42","post_modified_gmt":"2026-01-07 11:58:42","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3098","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3090,"post_author":"3","post_date":"2026-01-02 03:08:44","post_date_gmt":"2026-01-02 03:08:44","post_content":"\n

Pergantian tahun selalu membawa makna tersendiri, terutama bagi anak muda yang tengah berada dalam fase pencarian jati diri dan masa depan. Tahun baru menjadi ruang harapan, tempat di mana semangat baru tumbuh untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih optimis.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, anak muda dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, manajemen waktu, dan tujuan hidup yang jelas kini semakin meningkat di kalangan generasi muda.<\/p>\n\n\n\n

Banyak anak muda memilih untuk memulai tahun dengan langkah sederhana namun bermakna, seperti memperbaiki rutinitas harian, menetapkan target realistis, dan menjaga lingkungan pergaulan yang positif. Hal-hal kecil ini diyakini mampu membawa perubahan besar dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n

Tahun baru juga menjadi momen untuk memperkuat kepercayaan diri. Anak muda didorong untuk tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dengan sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba, peluang sukses akan semakin terbuka.<\/p>\n\n\n\n

Semangat baru di tahun yang baru diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang kuat, bertanggung jawab, dan berdaya saing. Optimisme dan aksi nyata menjadi kunci agar tahun ini dapat dijalani dengan penuh makna.<\/p>\n","post_title":"Menumbuhkan Semangat Baru di Tahun Baru, Anak Muda Hadapi Masa Depan dengan Optimisme","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"menumbuhkan-semangat-baru-di-tahun-baru-anak-muda-hadapi-masa-depan-dengan-optimisme","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-02 03:08:45","post_modified_gmt":"2026-01-02 03:08:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3090","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3050,"post_author":"3","post_date":"2025-12-20 08:22:22","post_date_gmt":"2025-12-20 08:22:22","post_content":"\n

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum emas bagi keluarga untuk mengatur ulang ritme kehidupan yang selama ini dipenuhi kesibukan. Bagi anak-anak, liburan merupakan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah menjalani aktivitas belajar yang intens. Sementara bagi orang tua, liburan menjadi kesempatan mempererat hubungan dan mendampingi anak secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n

Beragam pilihan aktivitas liburan kini tersedia dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Tidak selalu harus bepergian jauh, liburan juga dapat diisi dengan kegiatan produktif di rumah seperti memasak bersama, membaca buku, mengikuti kelas keterampilan, atau bermain permainan tradisional. Aktivitas sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.<\/p>\n\n\n\n

Para ahli pendidikan keluarga menekankan pentingnya keseimbangan antara hiburan dan edukasi selama liburan. Anak tetap perlu mendapatkan stimulasi positif tanpa merasa terbebani. Selain itu, orang tua diingatkan untuk tetap menjaga rutinitas dasar anak, seperti waktu tidur dan pola makan, agar transisi kembali ke sekolah berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Liburan sekolah bukan sekadar waktu luang, melainkan momen membangun kenangan berharga. Dengan perencanaan yang bijak, komunikasi yang hangat, dan aktivitas yang tepat, liburan anak sekolah dapat menjadi pengalaman berkesan yang memperkuat fondasi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"3050-2","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2025-12-20 08:22:24","post_modified_gmt":"2025-12-20 08:22:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3050","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

Category: Education

Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Orang Tua Diminta Bijak Rancang Aktivitas Liburan Anak Liburan sekolah kembali hadir dan menjadi momentum...