Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR/MPR
Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif.📡 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) sore...
AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n
Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n
AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n
Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Di sisi lain, aset yang memang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan juga perlu dioptimalkan sesuai aturan. Jangan sampai kekayaan daerah yang seharusnya memiliki nilai manfaat justru tidak produktif karena tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Regulasi yang baik diharapkan dapat memperjelas tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, memperkuat pengamanan aset, serta mencegah terjadinya persoalan di kemudian hari akibat data, status, atau pemanfaatan aset yang tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, aset yang memang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan juga perlu dioptimalkan sesuai aturan. Jangan sampai kekayaan daerah yang seharusnya memiliki nilai manfaat justru tidak produktif karena tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Pansus X DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar Raperda yang sedang dibahas tidak hanya menghasilkan aturan yang lengkap secara administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan pengelolaan aset yang ada di lapangan.<\/p>\n\n\n\n Regulasi yang baik diharapkan dapat memperjelas tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, memperkuat pengamanan aset, serta mencegah terjadinya persoalan di kemudian hari akibat data, status, atau pemanfaatan aset yang tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, aset yang memang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan juga perlu dioptimalkan sesuai aturan. Jangan sampai kekayaan daerah yang seharusnya memiliki nilai manfaat justru tidak produktif karena tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Karena itu, kepastian hukum dan ketertiban administrasi aset menjadi hal penting<\/strong>. Setiap aset perlu memiliki data yang jelas, status yang dapat dipertanggungjawabkan, serta mekanisme pemanfaatan yang sesuai dengan ketentuan.<\/p>\n\n\n\n Pansus X DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar Raperda yang sedang dibahas tidak hanya menghasilkan aturan yang lengkap secara administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan pengelolaan aset yang ada di lapangan.<\/p>\n\n\n\n Regulasi yang baik diharapkan dapat memperjelas tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, memperkuat pengamanan aset, serta mencegah terjadinya persoalan di kemudian hari akibat data, status, atau pemanfaatan aset yang tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, aset yang memang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan juga perlu dioptimalkan sesuai aturan. Jangan sampai kekayaan daerah yang seharusnya memiliki nilai manfaat justru tidak produktif karena tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Bagi masyarakat, pengelolaan aset mungkin terdengar seperti persoalan administrasi. Padahal, dampaknya cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tanah milik pemerintah, misalnya, dapat digunakan untuk fasilitas pelayanan publik. Bangunan daerah dapat menjadi ruang untuk memberikan pelayanan kepada warga. Sementara berbagai aset lainnya harus dipastikan keberadaannya dan penggunaannya agar tidak terbengkalai atau kehilangan nilai manfaat.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, kepastian hukum dan ketertiban administrasi aset menjadi hal penting<\/strong>. Setiap aset perlu memiliki data yang jelas, status yang dapat dipertanggungjawabkan, serta mekanisme pemanfaatan yang sesuai dengan ketentuan.<\/p>\n\n\n\n Pansus X DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar Raperda yang sedang dibahas tidak hanya menghasilkan aturan yang lengkap secara administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan pengelolaan aset yang ada di lapangan.<\/p>\n\n\n\n Regulasi yang baik diharapkan dapat memperjelas tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, memperkuat pengamanan aset, serta mencegah terjadinya persoalan di kemudian hari akibat data, status, atau pemanfaatan aset yang tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, aset yang memang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan juga perlu dioptimalkan sesuai aturan. Jangan sampai kekayaan daerah yang seharusnya memiliki nilai manfaat justru tidak produktif karena tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Pembahasan dilakukan bersama sejumlah perangkat daerah untuk mengevaluasi dan menyempurnakan aturan mengenai bagaimana barang milik daerah dicatat, digunakan, diamankan, dipelihara, dimanfaatkan, hingga dipertanggungjawabkan.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, pengelolaan aset mungkin terdengar seperti persoalan administrasi. Padahal, dampaknya cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tanah milik pemerintah, misalnya, dapat digunakan untuk fasilitas pelayanan publik. Bangunan daerah dapat menjadi ruang untuk memberikan pelayanan kepada warga. Sementara berbagai aset lainnya harus dipastikan keberadaannya dan penggunaannya agar tidak terbengkalai atau kehilangan nilai manfaat.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, kepastian hukum dan ketertiban administrasi aset menjadi hal penting<\/strong>. Setiap aset perlu memiliki data yang jelas, status yang dapat dipertanggungjawabkan, serta mekanisme pemanfaatan yang sesuai dengan ketentuan.<\/p>\n\n\n\n Pansus X DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar Raperda yang sedang dibahas tidak hanya menghasilkan aturan yang lengkap secara administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan pengelolaan aset yang ada di lapangan.<\/p>\n\n\n\n Regulasi yang baik diharapkan dapat memperjelas tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, memperkuat pengamanan aset, serta mencegah terjadinya persoalan di kemudian hari akibat data, status, atau pemanfaatan aset yang tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, aset yang memang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan juga perlu dioptimalkan sesuai aturan. Jangan sampai kekayaan daerah yang seharusnya memiliki nilai manfaat justru tidak produktif karena tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Hal tersebut menjadi perhatian Panitia Khusus (Pansus) X DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> yang terus melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah<\/strong> pada 18\u201324 Agustus 2026.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan dilakukan bersama sejumlah perangkat daerah untuk mengevaluasi dan menyempurnakan aturan mengenai bagaimana barang milik daerah dicatat, digunakan, diamankan, dipelihara, dimanfaatkan, hingga dipertanggungjawabkan.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, pengelolaan aset mungkin terdengar seperti persoalan administrasi. Padahal, dampaknya cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tanah milik pemerintah, misalnya, dapat digunakan untuk fasilitas pelayanan publik. Bangunan daerah dapat menjadi ruang untuk memberikan pelayanan kepada warga. Sementara berbagai aset lainnya harus dipastikan keberadaannya dan penggunaannya agar tidak terbengkalai atau kehilangan nilai manfaat.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, kepastian hukum dan ketertiban administrasi aset menjadi hal penting<\/strong>. Setiap aset perlu memiliki data yang jelas, status yang dapat dipertanggungjawabkan, serta mekanisme pemanfaatan yang sesuai dengan ketentuan.<\/p>\n\n\n\n Pansus X DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar Raperda yang sedang dibahas tidak hanya menghasilkan aturan yang lengkap secara administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan pengelolaan aset yang ada di lapangan.<\/p>\n\n\n\n Regulasi yang baik diharapkan dapat memperjelas tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, memperkuat pengamanan aset, serta mencegah terjadinya persoalan di kemudian hari akibat data, status, atau pemanfaatan aset yang tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, aset yang memang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan juga perlu dioptimalkan sesuai aturan. Jangan sampai kekayaan daerah yang seharusnya memiliki nilai manfaat justru tidak produktif karena tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Aset daerah bukan sekadar daftar barang milik pemerintah. Di dalamnya terdapat tanah, bangunan, kendaraan, fasilitas, dan berbagai kekayaan daerah yang pada akhirnya harus dikelola untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan. Karena itu, semakin tertib aset dikelola, semakin besar pula kepastian bahwa kekayaan daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Hal tersebut menjadi perhatian Panitia Khusus (Pansus) X DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> yang terus melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah<\/strong> pada 18\u201324 Agustus 2026.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan dilakukan bersama sejumlah perangkat daerah untuk mengevaluasi dan menyempurnakan aturan mengenai bagaimana barang milik daerah dicatat, digunakan, diamankan, dipelihara, dimanfaatkan, hingga dipertanggungjawabkan.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, pengelolaan aset mungkin terdengar seperti persoalan administrasi. Padahal, dampaknya cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tanah milik pemerintah, misalnya, dapat digunakan untuk fasilitas pelayanan publik. Bangunan daerah dapat menjadi ruang untuk memberikan pelayanan kepada warga. Sementara berbagai aset lainnya harus dipastikan keberadaannya dan penggunaannya agar tidak terbengkalai atau kehilangan nilai manfaat.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, kepastian hukum dan ketertiban administrasi aset menjadi hal penting<\/strong>. Setiap aset perlu memiliki data yang jelas, status yang dapat dipertanggungjawabkan, serta mekanisme pemanfaatan yang sesuai dengan ketentuan.<\/p>\n\n\n\n Pansus X DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar Raperda yang sedang dibahas tidak hanya menghasilkan aturan yang lengkap secara administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan pengelolaan aset yang ada di lapangan.<\/p>\n\n\n\n Regulasi yang baik diharapkan dapat memperjelas tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, memperkuat pengamanan aset, serta mencegah terjadinya persoalan di kemudian hari akibat data, status, atau pemanfaatan aset yang tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, aset yang memang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan juga perlu dioptimalkan sesuai aturan. Jangan sampai kekayaan daerah yang seharusnya memiliki nilai manfaat justru tidak produktif karena tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Sumber: @infojawabarat Aset daerah bukan sekadar daftar barang milik pemerintah. Di dalamnya terdapat tanah, bangunan, kendaraan, fasilitas, dan berbagai kekayaan daerah yang pada akhirnya harus dikelola untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan. Karena itu, semakin tertib aset dikelola, semakin besar pula kepastian bahwa kekayaan daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n Hal tersebut menjadi perhatian Panitia Khusus (Pansus) X DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> yang terus melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah<\/strong> pada 18\u201324 Agustus 2026.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan dilakukan bersama sejumlah perangkat daerah untuk mengevaluasi dan menyempurnakan aturan mengenai bagaimana barang milik daerah dicatat, digunakan, diamankan, dipelihara, dimanfaatkan, hingga dipertanggungjawabkan.<\/p>\n\n\n\n Bagi masyarakat, pengelolaan aset mungkin terdengar seperti persoalan administrasi. Padahal, dampaknya cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tanah milik pemerintah, misalnya, dapat digunakan untuk fasilitas pelayanan publik. Bangunan daerah dapat menjadi ruang untuk memberikan pelayanan kepada warga. Sementara berbagai aset lainnya harus dipastikan keberadaannya dan penggunaannya agar tidak terbengkalai atau kehilangan nilai manfaat.<\/p>\n\n\n\n Karena itu, kepastian hukum dan ketertiban administrasi aset menjadi hal penting<\/strong>. Setiap aset perlu memiliki data yang jelas, status yang dapat dipertanggungjawabkan, serta mekanisme pemanfaatan yang sesuai dengan ketentuan.<\/p>\n\n\n\n Pansus X DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar Raperda yang sedang dibahas tidak hanya menghasilkan aturan yang lengkap secara administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan pengelolaan aset yang ada di lapangan.<\/p>\n\n\n\n Regulasi yang baik diharapkan dapat memperjelas tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, memperkuat pengamanan aset, serta mencegah terjadinya persoalan di kemudian hari akibat data, status, atau pemanfaatan aset yang tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, aset yang memang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan juga perlu dioptimalkan sesuai aturan. Jangan sampai kekayaan daerah yang seharusnya memiliki nilai manfaat justru tidak produktif karena tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat<\/strong> berupaya memastikan pengelolaan barang milik daerah memiliki dasar aturan yang jelas sekaligus mampu mendukung kebutuhan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n Pembahasan bersama perangkat daerah menjadi bagian penting karena pengelolaan aset tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan data yang akurat, koordinasi antarlembaga, serta komitmen untuk menjaga setiap aset sebagai bagian dari kekayaan publik.<\/p>\n\n\n\n Pada akhirnya, tujuan dari penataan aset bukan sekadar membuat administrasi pemerintah menjadi lebih rapi. Yang lebih penting adalah memastikan kekayaan daerah tetap aman, memiliki kepastian hukum, dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n Dengan regulasi yang lebih kuat dan tata kelola yang semakin tertib, aset Kabupaten Bandung Barat diharapkan tidak hanya tercatat sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Dorong Kepastian Hukum untuk Melindungi Aset Milik Daerah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-dorong-kepastian-hukum-untuk-melindungi-aset-milik-daerah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:04:12","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:04:12","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4228","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4225,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 00:00:22","post_date_gmt":"2026-08-27 00:00:22","post_content":"\n Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengimbau warga Jabar agar tak datang ke Jakarta pada Kamis (27\/8) untuk mengikuti demo.<\/p>\n\n\n\n \"Saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat,\" kata dia usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jabar pada Rabu (26\/8).<\/p>\n\n\n\n Namun demikian, jikapun mereka tetap berangkat, Erwan meminta warga Jabar menjaga kondusifitas. Jangan sampai, melakukan tindakan yang memicu terjadinya kericuhan.<\/p>\n\n\n\n \"Kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak baik Jawa Barat,\" ucap dia.<\/p>\n\n\n\n Di sisi lain, Erwan mengaku sudah berkoordinasi dengan serikat buruh di Jabar. Mereka menginformasikan tak akan ikut demo ke Jakarta dan memilih untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang dibahas oleh para anggota dewan.<\/p>\n\n\n\n \"Alhamdulillah, kemarin ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,\" ujar dia.<\/p>\n\n\n\n \"Karena Serikat Pekerja di Jawa Barat ini sedang mengawal untuk rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan,\" lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya diberitakan, sejumlah kelompok massa saat ini diketahui sedang bersiap mengepung Gedung DPR\/MPR RI di Senayan.<\/p>\n\n\n\n Salah satu yang paling vokal adalah warga Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n\n\n\n AMPB siap bertolak ke Jakarta dengan membawa tuntutan yaitu mendesak para wakil rakyat segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.<\/p>\n\n\n\n Sumber: https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Dcf5XsNCB3x\/?igsi=dnZseTRhZDE1bGhw<\/a><\/p>\n","post_title":"Wagub Imbau Warga Jabar Tak Datang ke Jakarta untuk Ikut Demo Besok","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"wagub-imbau-warga-jabar-tak-datang-ke-jakarta-untuk-ikut-demo-besok","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 00:00:23","post_modified_gmt":"2026-08-27 00:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4225","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\n Semoga berjalan dengan tertib dan kondusif
\ud83d\udcf8 Foto: @baaperrun<\/a><\/p>\n","post_title":"Pantauan Demo Sejumlah Elemen Mahasiswa di Depan Gedung DPR\/MPR","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pantauan-demo-sejumlah-elemen-mahasiswa-di-depan-gedung-dpr-mpr","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-27 15:40:43","post_modified_gmt":"2026-08-27 15:40:43","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=4231","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4228,"post_author":"3","post_date":"2026-08-27 15:04:07","post_date_gmt":"2026-08-27 15:04:07","post_content":"\n
.
\ud83d\udce1 Pantauan demo sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR\/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (27\/8\/2026) sore ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, konsentrasi massa terbagi di sejumlah titik di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Berbeda dari aksi sebelumnya, mahasiswa kali ini menyampaikan orasi tanpa menggunakan mobil komando.
Sejumlah tembok di sekitar lokasi aksi juga dipenuhi coretan bernada sindiran terhadap pemerintah. Sementara itu, spanduk berisi tuntutan massa terpasang di sejumlah pagar Gedung DPR\/MPR. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar gerbang utama Gedung DPR\/MPR. Arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Slipi juga masih ditutup.
.
\u2014<\/p>\n\n\n\n