\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga melalui komitmen untuk menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, peran Badan Kehormatan (BK) DPRD memiliki posisi yang penting dalam memastikan setiap anggota dewan menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dengan terus tumbuhnya kepedulian terhadap budaya daerah, diharapkan masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Sunda sebagai salah satu kekayaan yang menjadi kebanggaan bersama serta fondasi penting dalam membangun masa depan daerah yang berkarakter.<\/p>\n","post_title":"Warisan Budaya Dijaga, DPRD Bandung Barat Dorong Nilai Luhur Sunda Tetap Tumbuh","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"warisan-budaya-dijaga-dprd-bandung-barat-dorong-nilai-luhur-sunda-tetap-tumbuh","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-02 21:38:15","post_modified_gmt":"2026-06-02 21:38:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3906","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3920,"post_author":"3","post_date":"2026-05-19 07:39:00","post_date_gmt":"2026-05-19 07:39:00","post_content":"\n

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga melalui komitmen untuk menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, peran Badan Kehormatan (BK) DPRD memiliki posisi yang penting dalam memastikan setiap anggota dewan menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Momentum Hari Jadi Tatar Sunda melalui pagelaran \u201cPujigaran Agung\u201d menjadi pengingat bahwa budaya Sunda bukan sekadar peninggalan sejarah yang dikenang dari masa ke masa. Budaya adalah warisan hidup yang perlu dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Dengan terus tumbuhnya kepedulian terhadap budaya daerah, diharapkan masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Sunda sebagai salah satu kekayaan yang menjadi kebanggaan bersama serta fondasi penting dalam membangun masa depan daerah yang berkarakter.<\/p>\n","post_title":"Warisan Budaya Dijaga, DPRD Bandung Barat Dorong Nilai Luhur Sunda Tetap Tumbuh","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"warisan-budaya-dijaga-dprd-bandung-barat-dorong-nilai-luhur-sunda-tetap-tumbuh","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-02 21:38:15","post_modified_gmt":"2026-06-02 21:38:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3906","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3920,"post_author":"3","post_date":"2026-05-19 07:39:00","post_date_gmt":"2026-05-19 07:39:00","post_content":"\n

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga melalui komitmen untuk menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, peran Badan Kehormatan (BK) DPRD memiliki posisi yang penting dalam memastikan setiap anggota dewan menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sebagai bagian dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat memandang pelestarian budaya sebagai salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah. Tidak hanya pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter, identitas, dan nilai-nilai sosial yang menjadi kekuatan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Momentum Hari Jadi Tatar Sunda melalui pagelaran \u201cPujigaran Agung\u201d menjadi pengingat bahwa budaya Sunda bukan sekadar peninggalan sejarah yang dikenang dari masa ke masa. Budaya adalah warisan hidup yang perlu dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Dengan terus tumbuhnya kepedulian terhadap budaya daerah, diharapkan masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Sunda sebagai salah satu kekayaan yang menjadi kebanggaan bersama serta fondasi penting dalam membangun masa depan daerah yang berkarakter.<\/p>\n","post_title":"Warisan Budaya Dijaga, DPRD Bandung Barat Dorong Nilai Luhur Sunda Tetap Tumbuh","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"warisan-budaya-dijaga-dprd-bandung-barat-dorong-nilai-luhur-sunda-tetap-tumbuh","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-02 21:38:15","post_modified_gmt":"2026-06-02 21:38:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3906","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3920,"post_author":"3","post_date":"2026-05-19 07:39:00","post_date_gmt":"2026-05-19 07:39:00","post_content":"\n

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga melalui komitmen untuk menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, peran Badan Kehormatan (BK) DPRD memiliki posisi yang penting dalam memastikan setiap anggota dewan menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Selain itu, penguatan sektor budaya juga memiliki potensi mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Ketika seni dan budaya terus hidup dan berkembang, maka peluang bagi pelaku seni, komunitas budaya, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata lokal juga akan semakin terbuka. Dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi pelestarian budaya, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat memandang pelestarian budaya sebagai salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah. Tidak hanya pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter, identitas, dan nilai-nilai sosial yang menjadi kekuatan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Momentum Hari Jadi Tatar Sunda melalui pagelaran \u201cPujigaran Agung\u201d menjadi pengingat bahwa budaya Sunda bukan sekadar peninggalan sejarah yang dikenang dari masa ke masa. Budaya adalah warisan hidup yang perlu dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Dengan terus tumbuhnya kepedulian terhadap budaya daerah, diharapkan masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Sunda sebagai salah satu kekayaan yang menjadi kebanggaan bersama serta fondasi penting dalam membangun masa depan daerah yang berkarakter.<\/p>\n","post_title":"Warisan Budaya Dijaga, DPRD Bandung Barat Dorong Nilai Luhur Sunda Tetap Tumbuh","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"warisan-budaya-dijaga-dprd-bandung-barat-dorong-nilai-luhur-sunda-tetap-tumbuh","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-02 21:38:15","post_modified_gmt":"2026-06-02 21:38:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3906","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3920,"post_author":"3","post_date":"2026-05-19 07:39:00","post_date_gmt":"2026-05-19 07:39:00","post_content":"\n

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga melalui komitmen untuk menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, peran Badan Kehormatan (BK) DPRD memiliki posisi yang penting dalam memastikan setiap anggota dewan menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, kegiatan budaya seperti ini memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar pertunjukan seni. Pelestarian budaya dapat memperkuat identitas daerah, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, penguatan sektor budaya juga memiliki potensi mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Ketika seni dan budaya terus hidup dan berkembang, maka peluang bagi pelaku seni, komunitas budaya, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata lokal juga akan semakin terbuka. Dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi pelestarian budaya, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat memandang pelestarian budaya sebagai salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah. Tidak hanya pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter, identitas, dan nilai-nilai sosial yang menjadi kekuatan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Momentum Hari Jadi Tatar Sunda melalui pagelaran \u201cPujigaran Agung\u201d menjadi pengingat bahwa budaya Sunda bukan sekadar peninggalan sejarah yang dikenang dari masa ke masa. Budaya adalah warisan hidup yang perlu dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Dengan terus tumbuhnya kepedulian terhadap budaya daerah, diharapkan masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Sunda sebagai salah satu kekayaan yang menjadi kebanggaan bersama serta fondasi penting dalam membangun masa depan daerah yang berkarakter.<\/p>\n","post_title":"Warisan Budaya Dijaga, DPRD Bandung Barat Dorong Nilai Luhur Sunda Tetap Tumbuh","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"warisan-budaya-dijaga-dprd-bandung-barat-dorong-nilai-luhur-sunda-tetap-tumbuh","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-02 21:38:15","post_modified_gmt":"2026-06-02 21:38:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3906","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3920,"post_author":"3","post_date":"2026-05-19 07:39:00","post_date_gmt":"2026-05-19 07:39:00","post_content":"\n

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga melalui komitmen untuk menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, peran Badan Kehormatan (BK) DPRD memiliki posisi yang penting dalam memastikan setiap anggota dewan menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus globalisasi, pelestarian budaya daerah menjadi tantangan yang semakin penting. Banyak nilai luhur yang terkandung dalam budaya Sunda, seperti gotong royong, penghormatan terhadap sesama, kebersamaan, serta kecintaan terhadap lingkungan, yang tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, kegiatan budaya seperti ini memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar pertunjukan seni. Pelestarian budaya dapat memperkuat identitas daerah, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, penguatan sektor budaya juga memiliki potensi mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Ketika seni dan budaya terus hidup dan berkembang, maka peluang bagi pelaku seni, komunitas budaya, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata lokal juga akan semakin terbuka. Dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi pelestarian budaya, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat memandang pelestarian budaya sebagai salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah. Tidak hanya pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter, identitas, dan nilai-nilai sosial yang menjadi kekuatan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Momentum Hari Jadi Tatar Sunda melalui pagelaran \u201cPujigaran Agung\u201d menjadi pengingat bahwa budaya Sunda bukan sekadar peninggalan sejarah yang dikenang dari masa ke masa. Budaya adalah warisan hidup yang perlu dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Dengan terus tumbuhnya kepedulian terhadap budaya daerah, diharapkan masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Sunda sebagai salah satu kekayaan yang menjadi kebanggaan bersama serta fondasi penting dalam membangun masa depan daerah yang berkarakter.<\/p>\n","post_title":"Warisan Budaya Dijaga, DPRD Bandung Barat Dorong Nilai Luhur Sunda Tetap Tumbuh","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"warisan-budaya-dijaga-dprd-bandung-barat-dorong-nilai-luhur-sunda-tetap-tumbuh","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-02 21:38:15","post_modified_gmt":"2026-06-02 21:38:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3906","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3920,"post_author":"3","post_date":"2026-05-19 07:39:00","post_date_gmt":"2026-05-19 07:39:00","post_content":"\n

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga melalui komitmen untuk menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, peran Badan Kehormatan (BK) DPRD memiliki posisi yang penting dalam memastikan setiap anggota dewan menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Melalui pertunjukan drama musikal kolosal yang memadukan unsur sejarah, seni, dan nilai-nilai kearifan lokal, masyarakat diajak untuk kembali mengenal akar budaya yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Sunda selama berabad-abad. Tidak hanya menjadi hiburan, pagelaran ini juga menjadi sarana edukasi budaya yang dapat dinikmati oleh berbagai generasi, mulai dari anak-anak hingga orang tua.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus globalisasi, pelestarian budaya daerah menjadi tantangan yang semakin penting. Banyak nilai luhur yang terkandung dalam budaya Sunda, seperti gotong royong, penghormatan terhadap sesama, kebersamaan, serta kecintaan terhadap lingkungan, yang tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, kegiatan budaya seperti ini memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar pertunjukan seni. Pelestarian budaya dapat memperkuat identitas daerah, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, penguatan sektor budaya juga memiliki potensi mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Ketika seni dan budaya terus hidup dan berkembang, maka peluang bagi pelaku seni, komunitas budaya, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata lokal juga akan semakin terbuka. Dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi pelestarian budaya, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat memandang pelestarian budaya sebagai salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah. Tidak hanya pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter, identitas, dan nilai-nilai sosial yang menjadi kekuatan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Momentum Hari Jadi Tatar Sunda melalui pagelaran \u201cPujigaran Agung\u201d menjadi pengingat bahwa budaya Sunda bukan sekadar peninggalan sejarah yang dikenang dari masa ke masa. Budaya adalah warisan hidup yang perlu dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Dengan terus tumbuhnya kepedulian terhadap budaya daerah, diharapkan masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Sunda sebagai salah satu kekayaan yang menjadi kebanggaan bersama serta fondasi penting dalam membangun masa depan daerah yang berkarakter.<\/p>\n","post_title":"Warisan Budaya Dijaga, DPRD Bandung Barat Dorong Nilai Luhur Sunda Tetap Tumbuh","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"warisan-budaya-dijaga-dprd-bandung-barat-dorong-nilai-luhur-sunda-tetap-tumbuh","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-02 21:38:15","post_modified_gmt":"2026-06-02 21:38:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3906","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3920,"post_author":"3","post_date":"2026-05-19 07:39:00","post_date_gmt":"2026-05-19 07:39:00","post_content":"\n

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga melalui komitmen untuk menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, peran Badan Kehormatan (BK) DPRD memiliki posisi yang penting dalam memastikan setiap anggota dewan menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga fondasi yang membentuk jati diri masyarakat di masa kini dan masa depan. Semangat itulah yang terasa dalam pagelaran \u201cPujigaran Agung\u201d yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Tatar Sunda. Kegiatan budaya tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhamad Mahdi, S.Pd., bersama berbagai unsur masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya Sunda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui pertunjukan drama musikal kolosal yang memadukan unsur sejarah, seni, dan nilai-nilai kearifan lokal, masyarakat diajak untuk kembali mengenal akar budaya yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Sunda selama berabad-abad. Tidak hanya menjadi hiburan, pagelaran ini juga menjadi sarana edukasi budaya yang dapat dinikmati oleh berbagai generasi, mulai dari anak-anak hingga orang tua.<\/p>\n\n\n\n

Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus globalisasi, pelestarian budaya daerah menjadi tantangan yang semakin penting. Banyak nilai luhur yang terkandung dalam budaya Sunda, seperti gotong royong, penghormatan terhadap sesama, kebersamaan, serta kecintaan terhadap lingkungan, yang tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, kegiatan budaya seperti ini memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar pertunjukan seni. Pelestarian budaya dapat memperkuat identitas daerah, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, penguatan sektor budaya juga memiliki potensi mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Ketika seni dan budaya terus hidup dan berkembang, maka peluang bagi pelaku seni, komunitas budaya, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata lokal juga akan semakin terbuka. Dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi pelestarian budaya, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat memandang pelestarian budaya sebagai salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah. Tidak hanya pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter, identitas, dan nilai-nilai sosial yang menjadi kekuatan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Momentum Hari Jadi Tatar Sunda melalui pagelaran \u201cPujigaran Agung\u201d menjadi pengingat bahwa budaya Sunda bukan sekadar peninggalan sejarah yang dikenang dari masa ke masa. Budaya adalah warisan hidup yang perlu dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Dengan terus tumbuhnya kepedulian terhadap budaya daerah, diharapkan masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Sunda sebagai salah satu kekayaan yang menjadi kebanggaan bersama serta fondasi penting dalam membangun masa depan daerah yang berkarakter.<\/p>\n","post_title":"Warisan Budaya Dijaga, DPRD Bandung Barat Dorong Nilai Luhur Sunda Tetap Tumbuh","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"warisan-budaya-dijaga-dprd-bandung-barat-dorong-nilai-luhur-sunda-tetap-tumbuh","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-02 21:38:15","post_modified_gmt":"2026-06-02 21:38:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3906","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3920,"post_author":"3","post_date":"2026-05-19 07:39:00","post_date_gmt":"2026-05-19 07:39:00","post_content":"\n

Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga melalui komitmen untuk menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, peran Badan Kehormatan (BK) DPRD memiliki posisi yang penting dalam memastikan setiap anggota dewan menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam rangka memperkuat fungsi tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh Ketua BK, K. Wahyu, bersama Wakil Ketua BK, HR. A. Koswara, S.IP., M.M., menerima kunjungan Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas Badan Kehormatan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan.<\/p>\n\n\n\n

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari mekanisme penegakan kode etik, tata cara penanganan laporan masyarakat, hingga proses penyelesaian dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan anggota dewan. Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga saling berbagi praktik dan pendekatan yang dinilai efektif dalam menjaga marwah serta kredibilitas lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Bagi masyarakat, pembahasan mengenai kode etik dan tata tertib mungkin terdengar sebagai urusan internal kelembagaan. Namun sesungguhnya, hal tersebut memiliki dampak yang sangat penting terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. Ketika aturan dan etika dijalankan dengan baik, maka proses pengambilan keputusan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih akuntabel dan profesional.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai bagian dari sistem pengawasan internal DPRD, Badan Kehormatan memiliki tugas untuk memastikan bahwa setiap anggota dewan menjalankan amanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga di hadapan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Melalui diskusi dan pertukaran wawasan antardaerah, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang baik. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dewan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.<\/p>\n\n\n\n

Pada akhirnya, masyarakat menginginkan lembaga yang tidak hanya mampu menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, penguatan fungsi Badan Kehormatan menjadi bagian penting dalam membangun DPRD yang semakin profesional, kredibel, dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"DPRD Kabupaten Bandung Barat Perkuat Pengawasan Internal demi Meningkatkan Kepercayaan Publik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dprd-kabupaten-bandung-barat-perkuat-pengawasan-internal-demi-meningkatkan-kepercayaan-publik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-04 08:33:04","post_modified_gmt":"2026-06-04 08:33:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3920","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

Day: May 19, 2026