Ekonomi Daerah Dijaga, DPRD Bandung Barat Pastikan Perlindungan Pekerja
Upaya menjaga stabilitas industri sekaligus melindungi tenaga kerja terus dilakukan DPRD Kabupaten Bandung Barat melalui kegiatan pengawasan ke sejumlah perusahaan...
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Harapan puluhan konsumen untuk memiliki hunian di kawasan Padalarang berubah menjadi ketidakpastian. Mereka mengadukan dugaan permasalahan pembangunan Perumahan Emeralda Resort kepada DPRD Kabupaten Bandung Barat setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
<\/p>\n","post_title":"Ekonomi Daerah Dijaga, DPRD Bandung Barat Pastikan Perlindungan Pekerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ekonomi-daerah-dijaga-dprd-bandung-barat-pastikan-perlindungan-pekerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 13:13:18","post_modified_gmt":"2026-05-04 13:13:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3868","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3865,"post_author":"3","post_date":"2026-04-30 03:05:32","post_date_gmt":"2026-04-30 03:05:32","post_content":"\n
Harapan puluhan konsumen untuk memiliki hunian di kawasan Padalarang berubah menjadi ketidakpastian. Mereka mengadukan dugaan permasalahan pembangunan Perumahan Emeralda Resort kepada DPRD Kabupaten Bandung Barat setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Ekonomi Daerah Dijaga, DPRD Bandung Barat Pastikan Perlindungan Pekerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ekonomi-daerah-dijaga-dprd-bandung-barat-pastikan-perlindungan-pekerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 13:13:18","post_modified_gmt":"2026-05-04 13:13:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3868","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3865,"post_author":"3","post_date":"2026-04-30 03:05:32","post_date_gmt":"2026-04-30 03:05:32","post_content":"\n
Harapan puluhan konsumen untuk memiliki hunian di kawasan Padalarang berubah menjadi ketidakpastian. Mereka mengadukan dugaan permasalahan pembangunan Perumahan Emeralda Resort kepada DPRD Kabupaten Bandung Barat setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Melalui pengawasan ini, DPRD mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku usaha. Tujuannya agar industri tetap tumbuh, sementara pekerja mendapatkan kepastian dan perlindungan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan dan karyawan, tetapi juga oleh masyarakat luas melalui stabilitas ekonomi daerah dan terbukanya peluang kerja.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Ekonomi Daerah Dijaga, DPRD Bandung Barat Pastikan Perlindungan Pekerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ekonomi-daerah-dijaga-dprd-bandung-barat-pastikan-perlindungan-pekerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 13:13:18","post_modified_gmt":"2026-05-04 13:13:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3868","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3865,"post_author":"3","post_date":"2026-04-30 03:05:32","post_date_gmt":"2026-04-30 03:05:32","post_content":"\n
Harapan puluhan konsumen untuk memiliki hunian di kawasan Padalarang berubah menjadi ketidakpastian. Mereka mengadukan dugaan permasalahan pembangunan Perumahan Emeralda Resort kepada DPRD Kabupaten Bandung Barat setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Anggota Komisi IV DPRD, Jajang Sukmahari, mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk ketahanan perusahaan sekaligus kepedulian terhadap pekerja.<\/p>\n\n\n\n
Melalui pengawasan ini, DPRD mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku usaha. Tujuannya agar industri tetap tumbuh, sementara pekerja mendapatkan kepastian dan perlindungan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan dan karyawan, tetapi juga oleh masyarakat luas melalui stabilitas ekonomi daerah dan terbukanya peluang kerja.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Ekonomi Daerah Dijaga, DPRD Bandung Barat Pastikan Perlindungan Pekerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ekonomi-daerah-dijaga-dprd-bandung-barat-pastikan-perlindungan-pekerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 13:13:18","post_modified_gmt":"2026-05-04 13:13:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3868","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3865,"post_author":"3","post_date":"2026-04-30 03:05:32","post_date_gmt":"2026-04-30 03:05:32","post_content":"\n
Harapan puluhan konsumen untuk memiliki hunian di kawasan Padalarang berubah menjadi ketidakpastian. Mereka mengadukan dugaan permasalahan pembangunan Perumahan Emeralda Resort kepada DPRD Kabupaten Bandung Barat setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Pengawasan kemudian dilanjutkan ke PT Ateja, yang menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di daerah, dengan sekitar 2.800 karyawan\u2014mayoritas berasal dari Kabupaten Bandung Barat. Di tengah tekanan kondisi global dan tantangan bahan baku, perusahaan tetap berkomitmen mempertahankan tenaga kerja tanpa mengurangi gaji.<\/p>\n\n\n\n
Anggota Komisi IV DPRD, Jajang Sukmahari, mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk ketahanan perusahaan sekaligus kepedulian terhadap pekerja.<\/p>\n\n\n\n
Melalui pengawasan ini, DPRD mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku usaha. Tujuannya agar industri tetap tumbuh, sementara pekerja mendapatkan kepastian dan perlindungan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan dan karyawan, tetapi juga oleh masyarakat luas melalui stabilitas ekonomi daerah dan terbukanya peluang kerja.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Ekonomi Daerah Dijaga, DPRD Bandung Barat Pastikan Perlindungan Pekerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ekonomi-daerah-dijaga-dprd-bandung-barat-pastikan-perlindungan-pekerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 13:13:18","post_modified_gmt":"2026-05-04 13:13:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3868","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3865,"post_author":"3","post_date":"2026-04-30 03:05:32","post_date_gmt":"2026-04-30 03:05:32","post_content":"\n
Harapan puluhan konsumen untuk memiliki hunian di kawasan Padalarang berubah menjadi ketidakpastian. Mereka mengadukan dugaan permasalahan pembangunan Perumahan Emeralda Resort kepada DPRD Kabupaten Bandung Barat setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Dalam peninjauan ke PT Royal, DPRD memastikan berbagai aspek kepatuhan telah dijalankan, mulai dari pelaporan kepada instansi terkait hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Perusahaan juga menyampaikan terus melakukan pembenahan dalam operasionalnya, dengan jumlah tenaga kerja yang cukup besar, baik outsourcing maupun karyawan tetap.<\/p>\n\n\n\n
Pengawasan kemudian dilanjutkan ke PT Ateja, yang menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di daerah, dengan sekitar 2.800 karyawan\u2014mayoritas berasal dari Kabupaten Bandung Barat. Di tengah tekanan kondisi global dan tantangan bahan baku, perusahaan tetap berkomitmen mempertahankan tenaga kerja tanpa mengurangi gaji.<\/p>\n\n\n\n
Anggota Komisi IV DPRD, Jajang Sukmahari, mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk ketahanan perusahaan sekaligus kepedulian terhadap pekerja.<\/p>\n\n\n\n
Melalui pengawasan ini, DPRD mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku usaha. Tujuannya agar industri tetap tumbuh, sementara pekerja mendapatkan kepastian dan perlindungan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan dan karyawan, tetapi juga oleh masyarakat luas melalui stabilitas ekonomi daerah dan terbukanya peluang kerja.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Ekonomi Daerah Dijaga, DPRD Bandung Barat Pastikan Perlindungan Pekerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ekonomi-daerah-dijaga-dprd-bandung-barat-pastikan-perlindungan-pekerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 13:13:18","post_modified_gmt":"2026-05-04 13:13:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3868","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3865,"post_author":"3","post_date":"2026-04-30 03:05:32","post_date_gmt":"2026-04-30 03:05:32","post_content":"\n
Harapan puluhan konsumen untuk memiliki hunian di kawasan Padalarang berubah menjadi ketidakpastian. Mereka mengadukan dugaan permasalahan pembangunan Perumahan Emeralda Resort kepada DPRD Kabupaten Bandung Barat setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Sekretaris Komisi IV DPRD, Iwan Ridwan, menekankan bahwa peran pemerintah tidak hanya mengawasi, tetapi juga memastikan perusahaan memiliki ruang untuk berkembang melalui dukungan regulasi yang tepat. Di sisi lain, pengawasan tetap diperlukan agar setiap kewajiban perusahaan terhadap pekerja dapat dipenuhi.<\/p>\n\n\n\n
Dalam peninjauan ke PT Royal, DPRD memastikan berbagai aspek kepatuhan telah dijalankan, mulai dari pelaporan kepada instansi terkait hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Perusahaan juga menyampaikan terus melakukan pembenahan dalam operasionalnya, dengan jumlah tenaga kerja yang cukup besar, baik outsourcing maupun karyawan tetap.<\/p>\n\n\n\n
Pengawasan kemudian dilanjutkan ke PT Ateja, yang menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di daerah, dengan sekitar 2.800 karyawan\u2014mayoritas berasal dari Kabupaten Bandung Barat. Di tengah tekanan kondisi global dan tantangan bahan baku, perusahaan tetap berkomitmen mempertahankan tenaga kerja tanpa mengurangi gaji.<\/p>\n\n\n\n
Anggota Komisi IV DPRD, Jajang Sukmahari, mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk ketahanan perusahaan sekaligus kepedulian terhadap pekerja.<\/p>\n\n\n\n
Melalui pengawasan ini, DPRD mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku usaha. Tujuannya agar industri tetap tumbuh, sementara pekerja mendapatkan kepastian dan perlindungan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan dan karyawan, tetapi juga oleh masyarakat luas melalui stabilitas ekonomi daerah dan terbukanya peluang kerja.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Ekonomi Daerah Dijaga, DPRD Bandung Barat Pastikan Perlindungan Pekerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ekonomi-daerah-dijaga-dprd-bandung-barat-pastikan-perlindungan-pekerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 13:13:18","post_modified_gmt":"2026-05-04 13:13:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3868","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3865,"post_author":"3","post_date":"2026-04-30 03:05:32","post_date_gmt":"2026-04-30 03:05:32","post_content":"\n
Harapan puluhan konsumen untuk memiliki hunian di kawasan Padalarang berubah menjadi ketidakpastian. Mereka mengadukan dugaan permasalahan pembangunan Perumahan Emeralda Resort kepada DPRD Kabupaten Bandung Barat setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n
Upaya menjaga stabilitas industri sekaligus melindungi tenaga kerja terus dilakukan DPRD Kabupaten Bandung Barat melalui kegiatan pengawasan ke sejumlah perusahaan di wilayah Bandung Barat, di antaranya PT Royal dan PT Ateja.<\/p>\n\n\n\n
Sekretaris Komisi IV DPRD, Iwan Ridwan, menekankan bahwa peran pemerintah tidak hanya mengawasi, tetapi juga memastikan perusahaan memiliki ruang untuk berkembang melalui dukungan regulasi yang tepat. Di sisi lain, pengawasan tetap diperlukan agar setiap kewajiban perusahaan terhadap pekerja dapat dipenuhi.<\/p>\n\n\n\n
Dalam peninjauan ke PT Royal, DPRD memastikan berbagai aspek kepatuhan telah dijalankan, mulai dari pelaporan kepada instansi terkait hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Perusahaan juga menyampaikan terus melakukan pembenahan dalam operasionalnya, dengan jumlah tenaga kerja yang cukup besar, baik outsourcing maupun karyawan tetap.<\/p>\n\n\n\n
Pengawasan kemudian dilanjutkan ke PT Ateja, yang menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di daerah, dengan sekitar 2.800 karyawan\u2014mayoritas berasal dari Kabupaten Bandung Barat. Di tengah tekanan kondisi global dan tantangan bahan baku, perusahaan tetap berkomitmen mempertahankan tenaga kerja tanpa mengurangi gaji.<\/p>\n\n\n\n
Anggota Komisi IV DPRD, Jajang Sukmahari, mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk ketahanan perusahaan sekaligus kepedulian terhadap pekerja.<\/p>\n\n\n\n
Melalui pengawasan ini, DPRD mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku usaha. Tujuannya agar industri tetap tumbuh, sementara pekerja mendapatkan kepastian dan perlindungan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan dan karyawan, tetapi juga oleh masyarakat luas melalui stabilitas ekonomi daerah dan terbukanya peluang kerja.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Ekonomi Daerah Dijaga, DPRD Bandung Barat Pastikan Perlindungan Pekerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ekonomi-daerah-dijaga-dprd-bandung-barat-pastikan-perlindungan-pekerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 13:13:18","post_modified_gmt":"2026-05-04 13:13:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3868","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3865,"post_author":"3","post_date":"2026-04-30 03:05:32","post_date_gmt":"2026-04-30 03:05:32","post_content":"\n
Harapan puluhan konsumen untuk memiliki hunian di kawasan Padalarang berubah menjadi ketidakpastian. Mereka mengadukan dugaan permasalahan pembangunan Perumahan Emeralda Resort kepada DPRD Kabupaten Bandung Barat setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung menunjukkan kejelasan.<\/p>\n\n\n\n
Sejumlah konsumen mengaku telah menyetorkan pembayaran dalam jumlah besar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini pembangunan belum terlihat signifikan. Bahkan, komunikasi dengan pihak pengembang dilaporkan terputus, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat yang telah menaruh harapan pada proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi gabungan DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III, Pither Tjuandys, menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait ketidaksesuaian antara dana yang telah masuk dengan progres pembangunan di lapangan.<\/p>\n\n\n\n
Hal serupa disampaikan Ketua Komisi IV, Nur Djulaeha, yang menyoroti kurangnya respons dari pihak pengembang terhadap keluhan konsumen. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n
DPRD berencana memanggil pihak manajemen pengembang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong adanya solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen, baik dalam bentuk kelanjutan pembangunan maupun mekanisme pengembalian dana.<\/p>\n\n\n\n
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap proyek perumahan di daerah. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kasus serupa dapat dicegah sejak awal.<\/p>\n\n\n\n
Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa masyarakat sebagai konsumen mendapatkan perlindungan yang layak, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap transaksi properti.<\/p>\n\n\n\n
<\/p>\n","post_title":"Dari Keluhan ke Tindak Lanjut, DPRD Bandung Barat Kawal Kepastian bagi Konsumen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-keluhan-ke-tindak-lanjut-dprd-bandung-barat-kawal-kepastian-bagi-konsumen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-04 03:23:40","post_modified_gmt":"2026-05-04 03:23:40","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3865","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};