\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ibarat kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kota Kembang ini seperti gula yang mengundang semut, alias para pencari kerja<\/a>, untuk datang berbondong-bondong karena pertumbuhan ekonominya yang tinggi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja<\/strong> Bukan rahasia lagi kalau Kota Bandung<\/a> punya daya tarik luar biasa sebagai pusat ekonomi dari mulai pariwisata hingga beragam kuliner yang memikat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ibarat kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kota Kembang ini seperti gula yang mengundang semut, alias para pencari kerja<\/a>, untuk datang berbondong-bondong karena pertumbuhan ekonominya yang tinggi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan pengawasan, upaya ini menjadi bagian dari peran DPRD dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan ekonomi daerah.<\/p>\n","post_title":"Keseimbangan Dunia Kerja Dijaga, DPRD Bandung Barat Kawal Hak dan Usaha","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"keseimbangan-dunia-kerja-dijaga-dprd-bandung-barat-kawal-hak-dan-usaha","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-02 15:55:04","post_modified_gmt":"2026-05-02 15:55:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3855","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3835,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:24:12","post_date_gmt":"2026-04-27 10:24:12","post_content":"\n

Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja<\/strong> Bukan rahasia lagi kalau Kota Bandung<\/a> punya daya tarik luar biasa sebagai pusat ekonomi dari mulai pariwisata hingga beragam kuliner yang memikat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ibarat kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kota Kembang ini seperti gula yang mengundang semut, alias para pencari kerja<\/a>, untuk datang berbondong-bondong karena pertumbuhan ekonominya yang tinggi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para pekerja, berupa kepastian kerja yang lebih baik, perlindungan yang lebih jelas, serta terciptanya hubungan industrial yang lebih harmonis. Di sisi lain, dunia usaha juga tetap dapat berjalan secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan pengawasan, upaya ini menjadi bagian dari peran DPRD dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan ekonomi daerah.<\/p>\n","post_title":"Keseimbangan Dunia Kerja Dijaga, DPRD Bandung Barat Kawal Hak dan Usaha","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"keseimbangan-dunia-kerja-dijaga-dprd-bandung-barat-kawal-hak-dan-usaha","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-02 15:55:04","post_modified_gmt":"2026-05-02 15:55:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3855","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3835,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:24:12","post_date_gmt":"2026-04-27 10:24:12","post_content":"\n

Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja<\/strong> Bukan rahasia lagi kalau Kota Bandung<\/a> punya daya tarik luar biasa sebagai pusat ekonomi dari mulai pariwisata hingga beragam kuliner yang memikat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ibarat kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kota Kembang ini seperti gula yang mengundang semut, alias para pencari kerja<\/a>, untuk datang berbondong-bondong karena pertumbuhan ekonominya yang tinggi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Selain itu, DPRD juga mendorong penguatan fungsi pengawasan terhadap perusahaan, khususnya dalam hal kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan. Pendataan akan dilakukan secara lebih akurat dan berbasis fakta, sehingga kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran dan tidak merugikan salah satu pihak.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para pekerja, berupa kepastian kerja yang lebih baik, perlindungan yang lebih jelas, serta terciptanya hubungan industrial yang lebih harmonis. Di sisi lain, dunia usaha juga tetap dapat berjalan secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan pengawasan, upaya ini menjadi bagian dari peran DPRD dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan ekonomi daerah.<\/p>\n","post_title":"Keseimbangan Dunia Kerja Dijaga, DPRD Bandung Barat Kawal Hak dan Usaha","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"keseimbangan-dunia-kerja-dijaga-dprd-bandung-barat-kawal-hak-dan-usaha","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-02 15:55:04","post_modified_gmt":"2026-05-02 15:55:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3855","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3835,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:24:12","post_date_gmt":"2026-04-27 10:24:12","post_content":"\n

Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja<\/strong> Bukan rahasia lagi kalau Kota Bandung<\/a> punya daya tarik luar biasa sebagai pusat ekonomi dari mulai pariwisata hingga beragam kuliner yang memikat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ibarat kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kota Kembang ini seperti gula yang mengundang semut, alias para pencari kerja<\/a>, untuk datang berbondong-bondong karena pertumbuhan ekonominya yang tinggi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Peran ini juga diperkuat oleh DPRD Kabupaten Bandung Barat bersama Ketua DPRD, Muhamad Mahdi, yang menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi buruh hingga ke tingkat DPR RI. Bahkan, ruang komunikasi akan dibuka agar perwakilan buruh dapat menyampaikan langsung kondisi yang terjadi di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, DPRD juga mendorong penguatan fungsi pengawasan terhadap perusahaan, khususnya dalam hal kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan. Pendataan akan dilakukan secara lebih akurat dan berbasis fakta, sehingga kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran dan tidak merugikan salah satu pihak.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para pekerja, berupa kepastian kerja yang lebih baik, perlindungan yang lebih jelas, serta terciptanya hubungan industrial yang lebih harmonis. Di sisi lain, dunia usaha juga tetap dapat berjalan secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan pengawasan, upaya ini menjadi bagian dari peran DPRD dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan ekonomi daerah.<\/p>\n","post_title":"Keseimbangan Dunia Kerja Dijaga, DPRD Bandung Barat Kawal Hak dan Usaha","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"keseimbangan-dunia-kerja-dijaga-dprd-bandung-barat-kawal-hak-dan-usaha","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-02 15:55:04","post_modified_gmt":"2026-05-02 15:55:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3855","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3835,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:24:12","post_date_gmt":"2026-04-27 10:24:12","post_content":"\n

Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja<\/strong> Bukan rahasia lagi kalau Kota Bandung<\/a> punya daya tarik luar biasa sebagai pusat ekonomi dari mulai pariwisata hingga beragam kuliner yang memikat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ibarat kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kota Kembang ini seperti gula yang mengundang semut, alias para pencari kerja<\/a>, untuk datang berbondong-bondong karena pertumbuhan ekonominya yang tinggi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menjelaskan bahwa sebagian besar tuntutan berada dalam kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berperan dalam menjembatani aspirasi agar dapat tersampaikan secara tepat.<\/p>\n\n\n\n

Peran ini juga diperkuat oleh DPRD Kabupaten Bandung Barat bersama Ketua DPRD, Muhamad Mahdi, yang menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi buruh hingga ke tingkat DPR RI. Bahkan, ruang komunikasi akan dibuka agar perwakilan buruh dapat menyampaikan langsung kondisi yang terjadi di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, DPRD juga mendorong penguatan fungsi pengawasan terhadap perusahaan, khususnya dalam hal kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan. Pendataan akan dilakukan secara lebih akurat dan berbasis fakta, sehingga kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran dan tidak merugikan salah satu pihak.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para pekerja, berupa kepastian kerja yang lebih baik, perlindungan yang lebih jelas, serta terciptanya hubungan industrial yang lebih harmonis. Di sisi lain, dunia usaha juga tetap dapat berjalan secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan pengawasan, upaya ini menjadi bagian dari peran DPRD dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan ekonomi daerah.<\/p>\n","post_title":"Keseimbangan Dunia Kerja Dijaga, DPRD Bandung Barat Kawal Hak dan Usaha","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"keseimbangan-dunia-kerja-dijaga-dprd-bandung-barat-kawal-hak-dan-usaha","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-02 15:55:04","post_modified_gmt":"2026-05-02 15:55:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3855","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3835,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:24:12","post_date_gmt":"2026-04-27 10:24:12","post_content":"\n

Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja<\/strong> Bukan rahasia lagi kalau Kota Bandung<\/a> punya daya tarik luar biasa sebagai pusat ekonomi dari mulai pariwisata hingga beragam kuliner yang memikat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ibarat kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kota Kembang ini seperti gula yang mengundang semut, alias para pencari kerja<\/a>, untuk datang berbondong-bondong karena pertumbuhan ekonominya yang tinggi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ketua DPC KSPSI Kabupaten Bandung Barat, Kiki Permana Saputra, menyampaikan bahwa para buruh berharap adanya komitmen pemerintah pusat dalam menindaklanjuti persoalan ini. Salah satu pendekatan yang dinilai realistis adalah pembatasan sistem outsourcing sesuai ketentuan undang-undang, dengan tetap mempertimbangkan keberlangsungan sektor inti perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menjelaskan bahwa sebagian besar tuntutan berada dalam kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berperan dalam menjembatani aspirasi agar dapat tersampaikan secara tepat.<\/p>\n\n\n\n

Peran ini juga diperkuat oleh DPRD Kabupaten Bandung Barat bersama Ketua DPRD, Muhamad Mahdi, yang menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi buruh hingga ke tingkat DPR RI. Bahkan, ruang komunikasi akan dibuka agar perwakilan buruh dapat menyampaikan langsung kondisi yang terjadi di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, DPRD juga mendorong penguatan fungsi pengawasan terhadap perusahaan, khususnya dalam hal kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan. Pendataan akan dilakukan secara lebih akurat dan berbasis fakta, sehingga kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran dan tidak merugikan salah satu pihak.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para pekerja, berupa kepastian kerja yang lebih baik, perlindungan yang lebih jelas, serta terciptanya hubungan industrial yang lebih harmonis. Di sisi lain, dunia usaha juga tetap dapat berjalan secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan pengawasan, upaya ini menjadi bagian dari peran DPRD dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan ekonomi daerah.<\/p>\n","post_title":"Keseimbangan Dunia Kerja Dijaga, DPRD Bandung Barat Kawal Hak dan Usaha","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"keseimbangan-dunia-kerja-dijaga-dprd-bandung-barat-kawal-hak-dan-usaha","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-02 15:55:04","post_modified_gmt":"2026-05-02 15:55:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3855","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3835,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:24:12","post_date_gmt":"2026-04-27 10:24:12","post_content":"\n

Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja<\/strong> Bukan rahasia lagi kalau Kota Bandung<\/a> punya daya tarik luar biasa sebagai pusat ekonomi dari mulai pariwisata hingga beragam kuliner yang memikat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ibarat kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kota Kembang ini seperti gula yang mengundang semut, alias para pencari kerja<\/a>, untuk datang berbondong-bondong karena pertumbuhan ekonominya yang tinggi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Aspirasi buruh di Kabupaten Bandung Barat kembali disuarakan melalui aksi damai yang digelar oleh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Dalam aksi tersebut, sejumlah tuntutan disampaikan, termasuk terkait sistem outsourcing yang dinilai perlu penataan agar lebih memberikan kepastian bagi pekerja.<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPC KSPSI Kabupaten Bandung Barat, Kiki Permana Saputra, menyampaikan bahwa para buruh berharap adanya komitmen pemerintah pusat dalam menindaklanjuti persoalan ini. Salah satu pendekatan yang dinilai realistis adalah pembatasan sistem outsourcing sesuai ketentuan undang-undang, dengan tetap mempertimbangkan keberlangsungan sektor inti perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menjelaskan bahwa sebagian besar tuntutan berada dalam kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berperan dalam menjembatani aspirasi agar dapat tersampaikan secara tepat.<\/p>\n\n\n\n

Peran ini juga diperkuat oleh DPRD Kabupaten Bandung Barat bersama Ketua DPRD, Muhamad Mahdi, yang menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi buruh hingga ke tingkat DPR RI. Bahkan, ruang komunikasi akan dibuka agar perwakilan buruh dapat menyampaikan langsung kondisi yang terjadi di daerah.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, DPRD juga mendorong penguatan fungsi pengawasan terhadap perusahaan, khususnya dalam hal kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan. Pendataan akan dilakukan secara lebih akurat dan berbasis fakta, sehingga kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran dan tidak merugikan salah satu pihak.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para pekerja, berupa kepastian kerja yang lebih baik, perlindungan yang lebih jelas, serta terciptanya hubungan industrial yang lebih harmonis. Di sisi lain, dunia usaha juga tetap dapat berjalan secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan pengawasan, upaya ini menjadi bagian dari peran DPRD dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan ekonomi daerah.<\/p>\n","post_title":"Keseimbangan Dunia Kerja Dijaga, DPRD Bandung Barat Kawal Hak dan Usaha","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"keseimbangan-dunia-kerja-dijaga-dprd-bandung-barat-kawal-hak-dan-usaha","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-02 15:55:04","post_modified_gmt":"2026-05-02 15:55:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3855","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3835,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:24:12","post_date_gmt":"2026-04-27 10:24:12","post_content":"\n

Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja<\/strong> Bukan rahasia lagi kalau Kota Bandung<\/a> punya daya tarik luar biasa sebagai pusat ekonomi dari mulai pariwisata hingga beragam kuliner yang memikat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ibarat kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kota Kembang ini seperti gula yang mengundang semut, alias para pencari kerja<\/a>, untuk datang berbondong-bondong karena pertumbuhan ekonominya yang tinggi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tapi tahu nggak, saking \"manisnya\" Bandung, persaingan cari kerja di sini sekarang makin menantang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

\u201cBandung ini seperti gula. Ketika pertumbuhan ekonomi tinggi, maka pencari kerja datang seperti semut,\u201d ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, 25 April 2026.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ada beberapa fakta yang harus diketahui oleh masyarakat Kota Bandung, bahwa saat ini ada sekitar 1,6 juta warga asli Bandung di usia produktif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Ditambah lagi ada sekitar 100 ribu pendatang usia produktif yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan buat mengadu nasib.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Rata-rata di setiap RW di Bandung itu punya sekitar 60 unit kos dan kontrakan. Dengan total 1.597 RW, nggak heran kalau suasana cari kerja jadi makin kompetitif.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Fenomena urbanisasi ini memang jadi konsekuensi dari populernya Bandung sebagai magnet ekonomi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Wali Kota Farhan pun mengakui bahwa ini jadi tantangan berat buat pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan kota dan ketersediaan lapangan kerja bagi semua orang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Terus, apa langkah Pemerintah Kota?<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tenang, Pemkot Bandung nggak tinggal diam. Mereka lagi tancap gas buat mendorong investasi masuk ke Bandung biar makin banyak lowongan kerja baru.<\/strong><\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917053998\/investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja<\/a><\/p>\n","post_title":"Investasi Rp11 Triliun Belum Cukup? Pemkot Bandung Terus Gas Pol Buka Lapangan Kerja","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-rp11-triliun-belum-cukup-pemkot-bandung-terus-gas-pol-buka-lapangan-kerja","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:25:34","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:25:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3835","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3831,"post_author":"3","post_date":"2026-04-27 10:09:11","post_date_gmt":"2026-04-27 10:09:11","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

Gubernur Jawa Barat<\/a> Dedi Mulyadi<\/a> menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bobotoh<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa KDM ini menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu menegaskan komitmennya pada transparansi dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

Spanduk bertuliskan \u201cShut Up KDM\u201d yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.<\/p>\n\n\n\n

Adanya spanduk tersebut saat Persib Bandung melawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik.<\/p>\n\n\n\n

Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTerima kasih sudah diingatkan,\u201d ujarnya, Minggu (26\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial, Dedi Mulyadi mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.<\/p>\n\n\n\n

SUMBER:https:\/\/www.ayobandung.com\/bandung-raya\/7917051767\/dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Dikritik Bobotoh, Dedi Mulyadi Justru Apresiasi dan Fokus untuk Prestasi Tim Persib Bandung","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dikritik-bobotoh-dedi-mulyadi-justru-apresiasi-dan-fokus-untuk-prestasi-tim-persib-bandung","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-04-28 10:24:04","post_modified_gmt":"2026-04-28 10:24:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3831","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

Day: April 27, 2026