\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Menurut BMKG, kombinasi antara monsun Asia dan seruakan dingin tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Dampaknya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

BMKG juga mencatat adanya fenomena seruakan dingin atau cold surge<\/em> dari dataran tinggi Siberia yang bergerak hingga melintasi ekuator dan mencapai wilayah Pulau Jawa. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya indeks surge<\/em> serta indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge<\/em>) dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Menurut BMKG, kombinasi antara monsun Asia dan seruakan dingin tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Dampaknya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Seruakan Dingin Siberia Perkuat Hujan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mencatat adanya fenomena seruakan dingin atau cold surge<\/em> dari dataran tinggi Siberia yang bergerak hingga melintasi ekuator dan mencapai wilayah Pulau Jawa. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya indeks surge<\/em> serta indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge<\/em>) dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Menurut BMKG, kombinasi antara monsun Asia dan seruakan dingin tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Dampaknya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Selain itu, aktivitas Monsun Asia yang masih cukup kuat turut berkontribusi terhadap suplai massa udara lembap dari Laut China Selatan. Aliran udara lembap ini bergerak masuk ke wilayah Indonesia melalui Selat Karimata dan memperbesar peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Seruakan Dingin Siberia Perkuat Hujan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mencatat adanya fenomena seruakan dingin atau cold surge<\/em> dari dataran tinggi Siberia yang bergerak hingga melintasi ekuator dan mencapai wilayah Pulau Jawa. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya indeks surge<\/em> serta indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge<\/em>) dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Menurut BMKG, kombinasi antara monsun Asia dan seruakan dingin tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Dampaknya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Keberadaan kedua bibit siklon tersebut membentuk dan memperkuat daerah konvergensi berskala luas di wilayah selatan Indonesia. Kondisi ini memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku bagian selatan, hingga Papua bagian selatan.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, aktivitas Monsun Asia yang masih cukup kuat turut berkontribusi terhadap suplai massa udara lembap dari Laut China Selatan. Aliran udara lembap ini bergerak masuk ke wilayah Indonesia melalui Selat Karimata dan memperbesar peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Seruakan Dingin Siberia Perkuat Hujan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mencatat adanya fenomena seruakan dingin atau cold surge<\/em> dari dataran tinggi Siberia yang bergerak hingga melintasi ekuator dan mencapai wilayah Pulau Jawa. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya indeks surge<\/em> serta indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge<\/em>) dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Menurut BMKG, kombinasi antara monsun Asia dan seruakan dingin tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Dampaknya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

BMKG menjelaskan, salah satu faktor utama yang memicu peningkatan curah hujan adalah kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P. Bibit Siklon Tropis 91S terpantau aktif di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat, sementara Bibit Siklon Tropis 92P berada di wilayah Teluk Carpentaria.<\/p>\n\n\n\n

Keberadaan kedua bibit siklon tersebut membentuk dan memperkuat daerah konvergensi berskala luas di wilayah selatan Indonesia. Kondisi ini memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku bagian selatan, hingga Papua bagian selatan.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, aktivitas Monsun Asia yang masih cukup kuat turut berkontribusi terhadap suplai massa udara lembap dari Laut China Selatan. Aliran udara lembap ini bergerak masuk ke wilayah Indonesia melalui Selat Karimata dan memperbesar peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Seruakan Dingin Siberia Perkuat Hujan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mencatat adanya fenomena seruakan dingin atau cold surge<\/em> dari dataran tinggi Siberia yang bergerak hingga melintasi ekuator dan mencapai wilayah Pulau Jawa. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya indeks surge<\/em> serta indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge<\/em>) dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Menurut BMKG, kombinasi antara monsun Asia dan seruakan dingin tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Dampaknya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Pengaruh Bibit Siklon dan Monsun Asia<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG menjelaskan, salah satu faktor utama yang memicu peningkatan curah hujan adalah kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P. Bibit Siklon Tropis 91S terpantau aktif di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat, sementara Bibit Siklon Tropis 92P berada di wilayah Teluk Carpentaria.<\/p>\n\n\n\n

Keberadaan kedua bibit siklon tersebut membentuk dan memperkuat daerah konvergensi berskala luas di wilayah selatan Indonesia. Kondisi ini memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku bagian selatan, hingga Papua bagian selatan.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, aktivitas Monsun Asia yang masih cukup kuat turut berkontribusi terhadap suplai massa udara lembap dari Laut China Selatan. Aliran udara lembap ini bergerak masuk ke wilayah Indonesia melalui Selat Karimata dan memperbesar peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Seruakan Dingin Siberia Perkuat Hujan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mencatat adanya fenomena seruakan dingin atau cold surge<\/em> dari dataran tinggi Siberia yang bergerak hingga melintasi ekuator dan mencapai wilayah Pulau Jawa. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya indeks surge<\/em> serta indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge<\/em>) dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Menurut BMKG, kombinasi antara monsun Asia dan seruakan dingin tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Dampaknya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem ini berlangsung hingga akhir Januari 2026. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat risiko bencana hidrometeorologi masih cukup tinggi di berbagai daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pengaruh Bibit Siklon dan Monsun Asia<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG menjelaskan, salah satu faktor utama yang memicu peningkatan curah hujan adalah kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P. Bibit Siklon Tropis 91S terpantau aktif di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat, sementara Bibit Siklon Tropis 92P berada di wilayah Teluk Carpentaria.<\/p>\n\n\n\n

Keberadaan kedua bibit siklon tersebut membentuk dan memperkuat daerah konvergensi berskala luas di wilayah selatan Indonesia. Kondisi ini memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku bagian selatan, hingga Papua bagian selatan.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, aktivitas Monsun Asia yang masih cukup kuat turut berkontribusi terhadap suplai massa udara lembap dari Laut China Selatan. Aliran udara lembap ini bergerak masuk ke wilayah Indonesia melalui Selat Karimata dan memperbesar peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Seruakan Dingin Siberia Perkuat Hujan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mencatat adanya fenomena seruakan dingin atau cold surge<\/em> dari dataran tinggi Siberia yang bergerak hingga melintasi ekuator dan mencapai wilayah Pulau Jawa. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya indeks surge<\/em> serta indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge<\/em>) dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Menurut BMKG, kombinasi antara monsun Asia dan seruakan dingin tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Dampaknya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem di Indonesia masih berlanjut dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Dalam sepekan ke depan, sejumlah wilayah diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang berpotensi disertai angin kencang dan kilat.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem ini berlangsung hingga akhir Januari 2026. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat risiko bencana hidrometeorologi masih cukup tinggi di berbagai daerah.<\/p>\n\n\n\n

Pengaruh Bibit Siklon dan Monsun Asia<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG menjelaskan, salah satu faktor utama yang memicu peningkatan curah hujan adalah kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P. Bibit Siklon Tropis 91S terpantau aktif di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat, sementara Bibit Siklon Tropis 92P berada di wilayah Teluk Carpentaria.<\/p>\n\n\n\n

Keberadaan kedua bibit siklon tersebut membentuk dan memperkuat daerah konvergensi berskala luas di wilayah selatan Indonesia. Kondisi ini memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku bagian selatan, hingga Papua bagian selatan.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, aktivitas Monsun Asia yang masih cukup kuat turut berkontribusi terhadap suplai massa udara lembap dari Laut China Selatan. Aliran udara lembap ini bergerak masuk ke wilayah Indonesia melalui Selat Karimata dan memperbesar peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Seruakan Dingin Siberia Perkuat Hujan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mencatat adanya fenomena seruakan dingin atau cold surge<\/em> dari dataran tinggi Siberia yang bergerak hingga melintasi ekuator dan mencapai wilayah Pulau Jawa. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya indeks surge<\/em> serta indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge<\/em>) dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Menurut BMKG, kombinasi antara monsun Asia dan seruakan dingin tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Dampaknya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 23\u201325 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Pada periode 23 hingga 25 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan didominasi hujan ringan hingga lebat.<\/p>\n\n\n\n

Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, wilayah Banten dan DKI Jakarta masuk dalam kategori awas karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga hujan ekstrem.<\/p>\n\n\n\n

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Prakiraan Cuaca 26\u201329 Januari 2026<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Memasuki periode 26 hingga 29 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.<\/p>\n\n\n\n

Pada periode ini, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan. Adapun potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n\n\n\n

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi<\/strong><\/p>\n\n\n\n

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara perlu diantisipasi sejak dini.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar ruang, termasuk kegiatan ibadah dan wisata, serta rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.<\/p>\n\n\n\n

Sumber:<\/em><\/strong>https:\/\/ihram.co.id\/cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Cuaca Ekstrem Belum Berakhir, BMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah hingga Akhir Januari","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cuaca-ekstrem-belum-berakhir-bmkg-hujan-sangat-lebat-mengintai-sejumlah-wilayah-hingga-akhir-januari","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:26:28","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:26:28","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3272","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3269,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:25:06","post_date_gmt":"2026-01-24 14:25:06","post_content":"\n

Ajang\u00a0FIFA Series 2026<\/strong><\/a>\u00a0akan menjadi event perdana bagi\u00a0timnas Indonesia<\/strong><\/a>\u00a0di tangan pelatih baru, yakni\u00a0John Herdman<\/strong><\/a>. Melansir dari laman resmi PSSI\u00a0(pssi.org),<\/em>\u00a0pada edisi\u00a0FIFA Series<\/strong><\/a>\u00a02026 kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah setelah ditunjuk oleh FIFA pada akhir tahun 2025 silam.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini tentunya bisa menjadi masa persiapan yang cukup baik bagi timnas Indonesia, khususnya setelah PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru di skuad garuda.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, ketua umum PSSI, yakni Erick Thohir juga menyebut ditunjuknya Indonesia oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah ajang FIFA Series 2026 akan berdampak sangat positif bagi persiapan timnas Indonesia jelang menatap event-event yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,\u201d<\/em> ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan jika ajang FIFA Series yang diikuti oleh Indonesia di tahun ini akan berdampak cukup signifikan dari aspek pengembangan taktik. Hal ini didasari karena calon lawan timnas Indonesia di ajang tersebut disebut-sebut hanya negara-negara kelas dua dalam percaturan sepakbola dunia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman resmi FIFA, timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti akan menghadapi Bulgaria, Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis.<\/p>\n\n\n\n

Selain Bulgaria, tentunya banyak pihak yang cukup asing dengan dua negara calon lawan timnas Indonesia tersebut. Hal ini cukup wajar karena Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis memang bukan negara dengan kekuatan sepakbola yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n

Ajang FIFA Series Bisa Menjadi Sarana Meracik Strategi dan Adaptasi Bagi John Herdman<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Jika melihat calon lawan-lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti, hanya Bulgaria yang dianggap memiliki kekuatan yang di atas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Melansir dari laman transfermarkt.com<\/em>, wakil sub-konfederasi Eropa (UEFA) tersebut memiliki rangking FIFA di atas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-122, yakni berada di rangking ke-88 dunia.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, Solomon Island (OFC) dan Saint Kitts & Nevis (CONCACAF) hanya berada di peringkat ke-152 dan ke-154. Namun, kendati dua negara lainnya memiliki peringkat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, skuad garuda tetap tak boleh meremehkan keduanya.<\/p>\n\n\n\n

Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah dalam masa pembangunan kembali skuad setelah sempat menunjukkan penurunan performa sepanjang tahun 2025 silam. Di sisi lain, dua lawan yang terlalu berat tersebut bisa pula menjadi ajang adaptasi dan meramu taktik bagi John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi ini tentunya cukup ideal mengingat Indonesia tak langsung menghadapi tim-tim yang cenderung kuat di masa-masa awal pergantian kepelatihan. Melawan negara yang dianggal kelas dua dari aspek kekuatan sepakbola seperti Solomon Island dan Saint Kitts & Nevis dianggap sudah cukup sesuai bagi timnas Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Oleh karena itu, tentunya banyak pihak yang berharap John Herdman mampu memaksimalkan laga pertandingan di ajang FIFA Series 2026 nanti sebagai sarana uji coba dan adpatasi. Namun, tentunya timnas Indonesia tetap ditarget mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan sepak terjang John Herdman dan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 nanti.<\/p>\n\n\n\n

Sumber<\/em><\/strong>:https:\/\/yoursay.suara.com\/hobi\/2026\/01\/24\/100500\/bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series?_gl=1*1njok2q*_ga*NDI2MTM5Mzk1LjE3NjkwMDA2NDc.*_ga_8Y8FG7WS9B*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDkkajU5JGwwJGgyMDk4ODE3NjU1*_ga_LG9TKL735N*czE3NjkyNjE3MDgkbzIkZzAkdDE3NjkyNjE3MDgkajYwJGwwJGgw#goog_rewarded<\/a><\/p>\n","post_title":"Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bertemu-lawan-lawan-mudah-timnas-indonesia-wajib-maksimalkan-ajang-fifa-series","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:25:07","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:25:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3269","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3266,"post_author":"3","post_date":"2026-01-24 14:22:47","post_date_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content":"\n

Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor tersebut. Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu (24\/1), korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua lainnya dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian. Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

<\/p>\n\n\n\n

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin mengatakan tim gabungan telah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban, mulai dari pos utama hingga pos lapangan di beberapa titik. \"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,\" kata Bambang.

Dia menyebutkan para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok, karena masih berada di lokasi penampungan sementara.

Menurut dia, pasokan logistik terus diupayakan agar mencukupi, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak. \"Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,\" ujarnya. (antara\/jpnn)

Longsor Cisarua KBB, sebanyak 10 orang dinyatakan tewas dan 81 lainnya masih hilang dan dalam proses pencarian.

Sumber<\/em><\/strong>:
https:\/\/www.jpnn.com\/news\/longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang?page=2<\/a><\/p>\n","post_title":"Longsor Cisarua KBB: 10 Tewas, 82 Warga Masih Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"longsor-cisarua-kbb-10-tewas-82-warga-masih-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-24 14:22:47","post_modified_gmt":"2026-01-24 14:22:47","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3266","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

Day: January 24, 2026