\n



Upaya mengaktifkan kembali jalur kereta api Bandung-Cianjur, Jawa Barat, terkendala kondisi geografis. Pemerintah memutuskan untuk meninggalkan jalur lama Cipatat-Padalarang karena kontur tanah yang sangat terjal dan memiliki risiko bencana yang tinggi. Sebagai alternatif, lintasan kereta dari Cipatat ke Padalarang akan dialihkan ke jalur Padalarang-Purwakarta melalui Stasiun Sasaksaat. Opsi ini dipilih karena dinilai jauh lebih aman dibandingkan trase lama yang melintasi Stasiun Tagogapu. Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) membenarkan pengalihan trase tersebut. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan yang direncanakan menjadi jalur rel baru di Kecamatan Cipatat. \"Betul kami telah meninjau lokasi lahan yang akan dipakai rel baru. Jadi rencananya akan menggunakan trek baru karena trek lama itu rawan dari sisi kecuraman kontur tanah dan rawan bencana,\" ujar Kepala Dishub Bandung Barat, Mochamad Ridwan Evi, saat dikonfirmasi, Jumat (9\/1\/2026).

Terowongan dan Jembatan Baru Kemenhub diketahui telah melelang proyek *Detail Engineering Design* (DED) Jalur dan Jembatan Kereta Api Lintas Cipatat\u2013Padalarang dengan pagu anggaran sekitar Rp 3,8 miliar. Berdasarkan dokumen lelang, trase baru ini akan dilengkapi satu terowongan sepanjang 300 meter serta dua jembatan yang masing-masing memiliki panjang 50 meter.

Rel dari Cipatat menuju Padalarang nantinya akan dibelokkan ke arah utara hingga bertemu lintas Padalarang-Karawang, tepatnya di Stasiun Sasaksaat, Desa Sumurbandung. Dengan skema ini, perjalanan kereta dari Cianjur tidak lagi melewati Stasiun Tagogapu. \"Saat kami meninjau dengan tim dari Kemenhub diperkirakan ada beberapa jembatan yang dibangun dan 1 terowongan yang cukup panjang di jalur baru ini. Jadi lewat Sasaksaat,\" tutur Ridwan. Baca juga: Jalur Kereta Cipatat-Padalarang Akan Kembali Aktif, Harapan Baru Kebangkitan Ekonomi Mikro Cianjur-Bandung Target Pembangunan Tahun 2027 Ridwan menyatakan bahwa Dishub Bandung Barat mendukung penuh rencana pembangunan trase baru tersebut. Selain meningkatkan frekuensi perjalanan kereta di kawasan Cipatat dan Padalarang, reaktivasi ini juga masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Pihaknya kini mulai fokus menyiapkan aspek keselamatan perjalanan, terutama penanganan perlintasan sebidang yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan.

\"Kita akan *support* karena reaktivasi masuk program strategis nasional. Yang pasti Gubernur punya target pada 2027 proyek ini mulai sudah dibangun. Kalau kita mungkin fokus menangani perliantasan sebidang karena pasti *demand* meningkat,\" kata Ridwan. Mengenai pengadaan lahan, Dishub akan berkoordinasi dengan dinas terkait serta tiga camat di wilayah Padalarang, Ngamprah, dan Cikalongwetan untuk membahas teknis pelaksanaan di lapangan. Dalam segala situasi.<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/bandung.kompas.com\/read\/2026\/01\/09\/132747878\/medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama<\/a><\/p>\n","post_title":"Medan Curam Hambat Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Cianjur, Trase Lama Cipatat-Padalarang Ditinggalkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama-cipatat-padalarang-ditinggalkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 11:28:44","post_modified_gmt":"2026-01-10 11:28:44","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3121,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 11:25:10","post_date_gmt":"2026-01-10 11:25:10","post_content":"\n



Upaya mengaktifkan kembali jalur kereta api Bandung-Cianjur, Jawa Barat, terkendala kondisi geografis. Pemerintah memutuskan untuk meninggalkan jalur lama Cipatat-Padalarang karena kontur tanah yang sangat terjal dan memiliki risiko bencana yang tinggi. Sebagai alternatif, lintasan kereta dari Cipatat ke Padalarang akan dialihkan ke jalur Padalarang-Purwakarta melalui Stasiun Sasaksaat. Opsi ini dipilih karena dinilai jauh lebih aman dibandingkan trase lama yang melintasi Stasiun Tagogapu. Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) membenarkan pengalihan trase tersebut. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan yang direncanakan menjadi jalur rel baru di Kecamatan Cipatat. \"Betul kami telah meninjau lokasi lahan yang akan dipakai rel baru. Jadi rencananya akan menggunakan trek baru karena trek lama itu rawan dari sisi kecuraman kontur tanah dan rawan bencana,\" ujar Kepala Dishub Bandung Barat, Mochamad Ridwan Evi, saat dikonfirmasi, Jumat (9\/1\/2026).

Terowongan dan Jembatan Baru Kemenhub diketahui telah melelang proyek *Detail Engineering Design* (DED) Jalur dan Jembatan Kereta Api Lintas Cipatat\u2013Padalarang dengan pagu anggaran sekitar Rp 3,8 miliar. Berdasarkan dokumen lelang, trase baru ini akan dilengkapi satu terowongan sepanjang 300 meter serta dua jembatan yang masing-masing memiliki panjang 50 meter.

Rel dari Cipatat menuju Padalarang nantinya akan dibelokkan ke arah utara hingga bertemu lintas Padalarang-Karawang, tepatnya di Stasiun Sasaksaat, Desa Sumurbandung. Dengan skema ini, perjalanan kereta dari Cianjur tidak lagi melewati Stasiun Tagogapu. \"Saat kami meninjau dengan tim dari Kemenhub diperkirakan ada beberapa jembatan yang dibangun dan 1 terowongan yang cukup panjang di jalur baru ini. Jadi lewat Sasaksaat,\" tutur Ridwan. Baca juga: Jalur Kereta Cipatat-Padalarang Akan Kembali Aktif, Harapan Baru Kebangkitan Ekonomi Mikro Cianjur-Bandung Target Pembangunan Tahun 2027 Ridwan menyatakan bahwa Dishub Bandung Barat mendukung penuh rencana pembangunan trase baru tersebut. Selain meningkatkan frekuensi perjalanan kereta di kawasan Cipatat dan Padalarang, reaktivasi ini juga masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Pihaknya kini mulai fokus menyiapkan aspek keselamatan perjalanan, terutama penanganan perlintasan sebidang yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan.

\"Kita akan *support* karena reaktivasi masuk program strategis nasional. Yang pasti Gubernur punya target pada 2027 proyek ini mulai sudah dibangun. Kalau kita mungkin fokus menangani perliantasan sebidang karena pasti *demand* meningkat,\" kata Ridwan. Mengenai pengadaan lahan, Dishub akan berkoordinasi dengan dinas terkait serta tiga camat di wilayah Padalarang, Ngamprah, dan Cikalongwetan untuk membahas teknis pelaksanaan di lapangan. Dalam segala situasi.<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/bandung.kompas.com\/read\/2026\/01\/09\/132747878\/medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama<\/a><\/p>\n","post_title":"Medan Curam Hambat Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Cianjur, Trase Lama Cipatat-Padalarang Ditinggalkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama-cipatat-padalarang-ditinggalkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 11:28:44","post_modified_gmt":"2026-01-10 11:28:44","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3121,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 11:25:10","post_date_gmt":"2026-01-10 11:25:10","post_content":"\n



Upaya mengaktifkan kembali jalur kereta api Bandung-Cianjur, Jawa Barat, terkendala kondisi geografis. Pemerintah memutuskan untuk meninggalkan jalur lama Cipatat-Padalarang karena kontur tanah yang sangat terjal dan memiliki risiko bencana yang tinggi. Sebagai alternatif, lintasan kereta dari Cipatat ke Padalarang akan dialihkan ke jalur Padalarang-Purwakarta melalui Stasiun Sasaksaat. Opsi ini dipilih karena dinilai jauh lebih aman dibandingkan trase lama yang melintasi Stasiun Tagogapu. Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) membenarkan pengalihan trase tersebut. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan yang direncanakan menjadi jalur rel baru di Kecamatan Cipatat. \"Betul kami telah meninjau lokasi lahan yang akan dipakai rel baru. Jadi rencananya akan menggunakan trek baru karena trek lama itu rawan dari sisi kecuraman kontur tanah dan rawan bencana,\" ujar Kepala Dishub Bandung Barat, Mochamad Ridwan Evi, saat dikonfirmasi, Jumat (9\/1\/2026).

Terowongan dan Jembatan Baru Kemenhub diketahui telah melelang proyek *Detail Engineering Design* (DED) Jalur dan Jembatan Kereta Api Lintas Cipatat\u2013Padalarang dengan pagu anggaran sekitar Rp 3,8 miliar. Berdasarkan dokumen lelang, trase baru ini akan dilengkapi satu terowongan sepanjang 300 meter serta dua jembatan yang masing-masing memiliki panjang 50 meter.

Rel dari Cipatat menuju Padalarang nantinya akan dibelokkan ke arah utara hingga bertemu lintas Padalarang-Karawang, tepatnya di Stasiun Sasaksaat, Desa Sumurbandung. Dengan skema ini, perjalanan kereta dari Cianjur tidak lagi melewati Stasiun Tagogapu. \"Saat kami meninjau dengan tim dari Kemenhub diperkirakan ada beberapa jembatan yang dibangun dan 1 terowongan yang cukup panjang di jalur baru ini. Jadi lewat Sasaksaat,\" tutur Ridwan. Baca juga: Jalur Kereta Cipatat-Padalarang Akan Kembali Aktif, Harapan Baru Kebangkitan Ekonomi Mikro Cianjur-Bandung Target Pembangunan Tahun 2027 Ridwan menyatakan bahwa Dishub Bandung Barat mendukung penuh rencana pembangunan trase baru tersebut. Selain meningkatkan frekuensi perjalanan kereta di kawasan Cipatat dan Padalarang, reaktivasi ini juga masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Pihaknya kini mulai fokus menyiapkan aspek keselamatan perjalanan, terutama penanganan perlintasan sebidang yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan.

\"Kita akan *support* karena reaktivasi masuk program strategis nasional. Yang pasti Gubernur punya target pada 2027 proyek ini mulai sudah dibangun. Kalau kita mungkin fokus menangani perliantasan sebidang karena pasti *demand* meningkat,\" kata Ridwan. Mengenai pengadaan lahan, Dishub akan berkoordinasi dengan dinas terkait serta tiga camat di wilayah Padalarang, Ngamprah, dan Cikalongwetan untuk membahas teknis pelaksanaan di lapangan. Dalam segala situasi.<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/bandung.kompas.com\/read\/2026\/01\/09\/132747878\/medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama<\/a><\/p>\n","post_title":"Medan Curam Hambat Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Cianjur, Trase Lama Cipatat-Padalarang Ditinggalkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama-cipatat-padalarang-ditinggalkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 11:28:44","post_modified_gmt":"2026-01-10 11:28:44","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3121,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 11:25:10","post_date_gmt":"2026-01-10 11:25:10","post_content":"\n



Upaya mengaktifkan kembali jalur kereta api Bandung-Cianjur, Jawa Barat, terkendala kondisi geografis. Pemerintah memutuskan untuk meninggalkan jalur lama Cipatat-Padalarang karena kontur tanah yang sangat terjal dan memiliki risiko bencana yang tinggi. Sebagai alternatif, lintasan kereta dari Cipatat ke Padalarang akan dialihkan ke jalur Padalarang-Purwakarta melalui Stasiun Sasaksaat. Opsi ini dipilih karena dinilai jauh lebih aman dibandingkan trase lama yang melintasi Stasiun Tagogapu. Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) membenarkan pengalihan trase tersebut. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan yang direncanakan menjadi jalur rel baru di Kecamatan Cipatat. \"Betul kami telah meninjau lokasi lahan yang akan dipakai rel baru. Jadi rencananya akan menggunakan trek baru karena trek lama itu rawan dari sisi kecuraman kontur tanah dan rawan bencana,\" ujar Kepala Dishub Bandung Barat, Mochamad Ridwan Evi, saat dikonfirmasi, Jumat (9\/1\/2026).

Terowongan dan Jembatan Baru Kemenhub diketahui telah melelang proyek *Detail Engineering Design* (DED) Jalur dan Jembatan Kereta Api Lintas Cipatat\u2013Padalarang dengan pagu anggaran sekitar Rp 3,8 miliar. Berdasarkan dokumen lelang, trase baru ini akan dilengkapi satu terowongan sepanjang 300 meter serta dua jembatan yang masing-masing memiliki panjang 50 meter.

Rel dari Cipatat menuju Padalarang nantinya akan dibelokkan ke arah utara hingga bertemu lintas Padalarang-Karawang, tepatnya di Stasiun Sasaksaat, Desa Sumurbandung. Dengan skema ini, perjalanan kereta dari Cianjur tidak lagi melewati Stasiun Tagogapu. \"Saat kami meninjau dengan tim dari Kemenhub diperkirakan ada beberapa jembatan yang dibangun dan 1 terowongan yang cukup panjang di jalur baru ini. Jadi lewat Sasaksaat,\" tutur Ridwan. Baca juga: Jalur Kereta Cipatat-Padalarang Akan Kembali Aktif, Harapan Baru Kebangkitan Ekonomi Mikro Cianjur-Bandung Target Pembangunan Tahun 2027 Ridwan menyatakan bahwa Dishub Bandung Barat mendukung penuh rencana pembangunan trase baru tersebut. Selain meningkatkan frekuensi perjalanan kereta di kawasan Cipatat dan Padalarang, reaktivasi ini juga masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Pihaknya kini mulai fokus menyiapkan aspek keselamatan perjalanan, terutama penanganan perlintasan sebidang yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan.

\"Kita akan *support* karena reaktivasi masuk program strategis nasional. Yang pasti Gubernur punya target pada 2027 proyek ini mulai sudah dibangun. Kalau kita mungkin fokus menangani perliantasan sebidang karena pasti *demand* meningkat,\" kata Ridwan. Mengenai pengadaan lahan, Dishub akan berkoordinasi dengan dinas terkait serta tiga camat di wilayah Padalarang, Ngamprah, dan Cikalongwetan untuk membahas teknis pelaksanaan di lapangan. Dalam segala situasi.<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/bandung.kompas.com\/read\/2026\/01\/09\/132747878\/medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama<\/a><\/p>\n","post_title":"Medan Curam Hambat Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Cianjur, Trase Lama Cipatat-Padalarang Ditinggalkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama-cipatat-padalarang-ditinggalkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 11:28:44","post_modified_gmt":"2026-01-10 11:28:44","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3121,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 11:25:10","post_date_gmt":"2026-01-10 11:25:10","post_content":"\n



Upaya mengaktifkan kembali jalur kereta api Bandung-Cianjur, Jawa Barat, terkendala kondisi geografis. Pemerintah memutuskan untuk meninggalkan jalur lama Cipatat-Padalarang karena kontur tanah yang sangat terjal dan memiliki risiko bencana yang tinggi. Sebagai alternatif, lintasan kereta dari Cipatat ke Padalarang akan dialihkan ke jalur Padalarang-Purwakarta melalui Stasiun Sasaksaat. Opsi ini dipilih karena dinilai jauh lebih aman dibandingkan trase lama yang melintasi Stasiun Tagogapu. Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) membenarkan pengalihan trase tersebut. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan yang direncanakan menjadi jalur rel baru di Kecamatan Cipatat. \"Betul kami telah meninjau lokasi lahan yang akan dipakai rel baru. Jadi rencananya akan menggunakan trek baru karena trek lama itu rawan dari sisi kecuraman kontur tanah dan rawan bencana,\" ujar Kepala Dishub Bandung Barat, Mochamad Ridwan Evi, saat dikonfirmasi, Jumat (9\/1\/2026).

Terowongan dan Jembatan Baru Kemenhub diketahui telah melelang proyek *Detail Engineering Design* (DED) Jalur dan Jembatan Kereta Api Lintas Cipatat\u2013Padalarang dengan pagu anggaran sekitar Rp 3,8 miliar. Berdasarkan dokumen lelang, trase baru ini akan dilengkapi satu terowongan sepanjang 300 meter serta dua jembatan yang masing-masing memiliki panjang 50 meter.

Rel dari Cipatat menuju Padalarang nantinya akan dibelokkan ke arah utara hingga bertemu lintas Padalarang-Karawang, tepatnya di Stasiun Sasaksaat, Desa Sumurbandung. Dengan skema ini, perjalanan kereta dari Cianjur tidak lagi melewati Stasiun Tagogapu. \"Saat kami meninjau dengan tim dari Kemenhub diperkirakan ada beberapa jembatan yang dibangun dan 1 terowongan yang cukup panjang di jalur baru ini. Jadi lewat Sasaksaat,\" tutur Ridwan. Baca juga: Jalur Kereta Cipatat-Padalarang Akan Kembali Aktif, Harapan Baru Kebangkitan Ekonomi Mikro Cianjur-Bandung Target Pembangunan Tahun 2027 Ridwan menyatakan bahwa Dishub Bandung Barat mendukung penuh rencana pembangunan trase baru tersebut. Selain meningkatkan frekuensi perjalanan kereta di kawasan Cipatat dan Padalarang, reaktivasi ini juga masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Pihaknya kini mulai fokus menyiapkan aspek keselamatan perjalanan, terutama penanganan perlintasan sebidang yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan.

\"Kita akan *support* karena reaktivasi masuk program strategis nasional. Yang pasti Gubernur punya target pada 2027 proyek ini mulai sudah dibangun. Kalau kita mungkin fokus menangani perliantasan sebidang karena pasti *demand* meningkat,\" kata Ridwan. Mengenai pengadaan lahan, Dishub akan berkoordinasi dengan dinas terkait serta tiga camat di wilayah Padalarang, Ngamprah, dan Cikalongwetan untuk membahas teknis pelaksanaan di lapangan. Dalam segala situasi.<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/bandung.kompas.com\/read\/2026\/01\/09\/132747878\/medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama<\/a><\/p>\n","post_title":"Medan Curam Hambat Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Cianjur, Trase Lama Cipatat-Padalarang Ditinggalkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama-cipatat-padalarang-ditinggalkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 11:28:44","post_modified_gmt":"2026-01-10 11:28:44","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"}; \n

Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan. Coretan provokatif di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai mengancam kondusivitas menjelang pertandingan. Erwan menegaskan rivalitas sepak bola seharusnya tidak diwujudkan melalui perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif.
a mengimbau semua pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari aksi anarkistis menjelang laga yang dijuluki El Clasico Indonesia tersebut. \"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta,\" kata Erwan, Jumat (9\/1\/2026). Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu. Nilai tersebut, menurutnya, harus dibalas dengan sikap saling menghormati oleh pihak yang datang.

\"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan,\" ujarnya. Erwan juga meminta manajemen Persija Jakarta berperan aktif mengingatkan para pendukungnya agar tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas<\/p>\n\n\n\n

sumber : https:\/\/jabar.jpnn.com\/jabar-terkini\/29034\/kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija<\/a><\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kemarahan Wagub Jabar Erwan Soal Vandalisme Provokatif Menjelang Laga Persib vs Persija","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemarahan-wagub-jabar-erwan-soal-vandalisme-provokatif-menjelang-laga-persib-vs-persija","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:08:16","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3131","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3128,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 12:00:28","post_date_gmt":"2026-01-10 12:00:28","post_content":"\n

Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek

Mendagri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, sempat lupa menyebutkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito pun berkelakar akan bahaya jika Purbaya marah.
Tito mulanya mengambil alih memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10\/1\/2026). Tito kemudian menjelaskan satgas yang dibentuk pemerintah tersebut.

\"Kami juga baru menerima keppres, itu tanggal 9 (Januari). Keppres ini ditetapkan tanggal 8 Januari. Tugasnya paling utama satgas ini adalah mempercepat rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana. Tapi kita bekerja di tengah situasi yang masih ada tanggap darurat,\" kata Tito.
\"Tim pengarahnya adalah ketuanya Pak Menko PMK, dan anggotanya adalah semua Menko ditambah Panglima TNI dan Kapolri,\" ujarnya.

\"Kemudian untuk tim pelaksananya, ketuanya adalah Menteri Dalam Negeri. Wakil ketuanya ada empat,\" sambungnya.

Empat wakil tim pelaksana itu adalah Kasum TNI Letjen Richard Tarigan Tampubolon, Kepala BNPB Suharyanto, Komandan Brimob Polri Komjen Ramdani, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Kemudian ada pula Bidang Penyusunan Rencana Induk, Bidang Penyediaan Lahan, hingga Pengelolaan Data. Tito pun tiba-tiba teringat dirinya belum menyebutkan nama Purbaya dalam jajaran tim pengarah.

\"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi, ada yang terlewat tim pengarah, selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, ha-ha...,\" kata Tito.

Dia berkelakar, jika melupakan nama Purbaya, akan berbahaya. Tito mengatakan, jika Purbaya marah, akan berdampak terhadap pembayaran.

\"Saya lupa menyampaikan ini, kualat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, nggak ada pitinya, ha-ha...,\" kelakarnya.

<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-8300595\/canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek<\/a><\/p>\n","post_title":"Canda Tito soal Bahaya Kalau Purbaya Ngambek","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"canda-tito-soal-bahaya-kalau-purbaya-ngambek","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 12:00:29","post_modified_gmt":"2026-01-10 12:00:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3128","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":3121,"post_author":"3","post_date":"2026-01-10 11:25:10","post_date_gmt":"2026-01-10 11:25:10","post_content":"\n



Upaya mengaktifkan kembali jalur kereta api Bandung-Cianjur, Jawa Barat, terkendala kondisi geografis. Pemerintah memutuskan untuk meninggalkan jalur lama Cipatat-Padalarang karena kontur tanah yang sangat terjal dan memiliki risiko bencana yang tinggi. Sebagai alternatif, lintasan kereta dari Cipatat ke Padalarang akan dialihkan ke jalur Padalarang-Purwakarta melalui Stasiun Sasaksaat. Opsi ini dipilih karena dinilai jauh lebih aman dibandingkan trase lama yang melintasi Stasiun Tagogapu. Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) membenarkan pengalihan trase tersebut. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan yang direncanakan menjadi jalur rel baru di Kecamatan Cipatat. \"Betul kami telah meninjau lokasi lahan yang akan dipakai rel baru. Jadi rencananya akan menggunakan trek baru karena trek lama itu rawan dari sisi kecuraman kontur tanah dan rawan bencana,\" ujar Kepala Dishub Bandung Barat, Mochamad Ridwan Evi, saat dikonfirmasi, Jumat (9\/1\/2026).

Terowongan dan Jembatan Baru Kemenhub diketahui telah melelang proyek *Detail Engineering Design* (DED) Jalur dan Jembatan Kereta Api Lintas Cipatat\u2013Padalarang dengan pagu anggaran sekitar Rp 3,8 miliar. Berdasarkan dokumen lelang, trase baru ini akan dilengkapi satu terowongan sepanjang 300 meter serta dua jembatan yang masing-masing memiliki panjang 50 meter.

Rel dari Cipatat menuju Padalarang nantinya akan dibelokkan ke arah utara hingga bertemu lintas Padalarang-Karawang, tepatnya di Stasiun Sasaksaat, Desa Sumurbandung. Dengan skema ini, perjalanan kereta dari Cianjur tidak lagi melewati Stasiun Tagogapu. \"Saat kami meninjau dengan tim dari Kemenhub diperkirakan ada beberapa jembatan yang dibangun dan 1 terowongan yang cukup panjang di jalur baru ini. Jadi lewat Sasaksaat,\" tutur Ridwan. Baca juga: Jalur Kereta Cipatat-Padalarang Akan Kembali Aktif, Harapan Baru Kebangkitan Ekonomi Mikro Cianjur-Bandung Target Pembangunan Tahun 2027 Ridwan menyatakan bahwa Dishub Bandung Barat mendukung penuh rencana pembangunan trase baru tersebut. Selain meningkatkan frekuensi perjalanan kereta di kawasan Cipatat dan Padalarang, reaktivasi ini juga masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Pihaknya kini mulai fokus menyiapkan aspek keselamatan perjalanan, terutama penanganan perlintasan sebidang yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan.

\"Kita akan *support* karena reaktivasi masuk program strategis nasional. Yang pasti Gubernur punya target pada 2027 proyek ini mulai sudah dibangun. Kalau kita mungkin fokus menangani perliantasan sebidang karena pasti *demand* meningkat,\" kata Ridwan. Mengenai pengadaan lahan, Dishub akan berkoordinasi dengan dinas terkait serta tiga camat di wilayah Padalarang, Ngamprah, dan Cikalongwetan untuk membahas teknis pelaksanaan di lapangan. Dalam segala situasi.<\/p>\n\n\n\n

sumber :https:\/\/bandung.kompas.com\/read\/2026\/01\/09\/132747878\/medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama<\/a><\/p>\n","post_title":"Medan Curam Hambat Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Cianjur, Trase Lama Cipatat-Padalarang Ditinggalkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"medan-curam-hambat-reaktivasi-jalur-kereta-bandung-cianjur-trase-lama-cipatat-padalarang-ditinggalkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-01-10 11:28:44","post_modified_gmt":"2026-01-10 11:28:44","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/westime.id\/?p=3121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};

Day: January 10, 2026